Buat Aduan ke Komnas HAM soal Jessica Wongso, Rismon Sianipar Sebut MN Bukan Pelaku Utama Perekayasa CCTV

Potret Jessica Wongso
Potret Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM - Kasus Jessica Wongso kembali redup meski sempat viral dan jadi perbincangan publik.
 
Meski begitu, Rismon Sianipar tetap akan menyuarakan adanya rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso.
 
Rismon Sianipar sebagai saksi ahli digital forensik pihak Jessica Wongso sejak tahun 2016 tetap pada pendiriannya bahwa kasus ini benar-benar ada sebuah rekayasa, termasuk bukti digital.
 
 
Sebelumnya, Rismon Sianipar bersuara keras terhadap beberapa petinggi di Indonesia termasuk Presiden Jokowi agar penyataannya didengar.
 
Pendapat Rismon Sianipar terkait rekayasa CCTV kasus kopi sianida ia unggah dengan bentuk video melalui YouTube Balige Academy.
 
Menurutnya, hal ini dapat dengan mudah untuk memberikan informasi kepada publik bahwa ada yang tidak beres dalam penegakan hukum, utamanya kasus Jessica Wongso.
 
 
Tersangka Jessica Wongso kini dapat pembelaan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk aliansi advokat.
 
Para aliansi advokat akan mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk menegakkan keadilan melalui upaya hukum luar biasa atau PK demi Jessica Wongso.
 
Baru-baru ini, Rismon Sianipar bahkan melapor ke Komnas HAM terkait adanya rekayasa CCTV dalam kasus Jessica Wongso.
 
 
"Kita juga akan mengadu ke Komnas HAM RI terkait dengan rekayasa video CCTV," kata Rismon Sianipar, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Balige Academy pada Minggu, 3 Maret 2024.
 
Menurutnya, argumen yang paling kuat adalah soal Jessica Wongso membacakan pledoi.
 
Dalam pledoi tersebut, ia menyebut nama Krishna Murti yang terang-terangan memaksa Jessica Wongso untuk mengaku.
 
"Jadi argumen saya adalah pada saat Jessica Wongso membacakan pledoi dia mengaku bahwa Krishna Murti yang saat itu, Kompes Pol datang ke sel tikusnya, di mana Jessica dimasukkan di sel tikus selama 4 bulan, memaksa dia untuk mengaku," terangnya.
 
 
Rismon juga menyinggung bahwa Krishna Murti mengatakan mereka telah memeriksa dengan seksama video CCTV tersebut dan diperkuat oleh pengakuan Jessica di pledoi.
 
 
Rismon Sianipar juga menduga bahwa sosok MN yang diduga melakukan rekayasa CCTV ternyata bukan pelaku utama.
 
"Tetapi, apa yang kita temukan justru video CCTV yang jadi alasan Krishna Murti untuk memasukkan Jessica ke sel tikus adalah video CCTV hasil rekayasa dari Muhammad Nuh Al Azhar dan Christoper, saya yakin bukan mereka, saya yakin untuk practicalnya yang mengedit bukan Muhammad Nuh Al Azhar," jelasnya.
 
 
Berdasarkan pandangannya, ia menyebut MN tak paham penomoran kamera CCTV kasus Jessica Wongso.
 
"Karena sering kali di pengadilan dia itu lupa ya, mengatakan bahwa kamera depan, kamera belakang, penomoran kamera saja dia lupa ya, jadi saya yakin yang mengedit practical pergerakan-pergerakan itu bukan dia, tapi ada yang disuruh dia," ucap Rismon Sianipar. ***
 
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# sianida
# Rismon Sianipar
# kasus
# viral

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Ijinkan Transportasi Jadul di Jakarta Tetap Beroperasi, Asalkan...

Pramono Anung mengatakan bahwa seluruh transportasi yang ada di Jakarta, termasuk kancil dan bajaj qute diperbolehkan beroperasi.

Bisnis

Inspirasi PNM Mekaar di Hari Anak Nasional: Kisah Veronika Reni, Ibu yang Tak Pernah Menyerah dan Lima Tahun Juara Satu

Kisah Veronika Reni dan PNM Mekaar di Hari Anak Nasional. Perjuangan ibu yang tak pernah menyerah hingga lima tahun juara satu.

Metropolitan

Rute, Jadwal Keberangkatan dan Harga Tiket Bus Wisata Open Top Tour Jakarta Batavia

Open Top Tour Jakarta Batavia, bisa jadi salah satu pilihan wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Jakarta.

Ekonomi

KPM Siap-siap! Pemerintah akan Salurkan Bansos Melalui Koperasi Desa Merah Putih per September 2026

Skema baru ini disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penyaluran bansos agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mudah diakses oleh KPM.

Jakarta Selatan

INFO Warga Jagakarsa-Mampang Prapatan! Sudin KPKP Jakarta Selatan Gelar Program Program Sterilisasi Kucing Lokal Gratis, Cek Jadwalnya

Kegiatan ini jadi bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan peliharaan dan mengendalikan populasi kucing lokal secara humanis di Jakarta Selatan.

Jakarta Selatan

Dishub DKI akan Bangun Pelican Crossing di Jalan Kapten Tendean, Solusi Sementara Pengganti JPO yang Belum Diperbaiki Usai Ditabrak Truk

Kepala Dishub DKI, Budi Awaluddin, mengatakan pelican crossing dipilih agar masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman.

Metropolitan

MRT Jakarta dan KAI Siapkan Integrasi Stasiun MRT Monas-Gambir, Perkuat Konektivitas Transportasi Ibu Kota

Integrasi ini menghubungkan Stasiun MRT Monas di sisi barat kawasan Monumen Nasional (Monas) dengan Stasiun Gambir yang terletak di sisi timur.

Metropolitan

Sisa Makanan Dominasi Sampah Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Aturan Baru Cegah Food Waste di Sektor Usaha

Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan sisa makanan masih menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah organik di Jakarta.

Metropolitan

Hadiah Capai Rp74 Juta, Dinas Bina Marga Ajak Pelajar dan Mahasiswa Bikin Film Pendek Soal Infrastruktur Jakarta!

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 bertajuk "Semua Perjalanan Berawal dari Sini".

Metropolitan

Pemprov DKI Kucurkan Rp249 Miliar untuk Rehab 4 Sekolah Rusak, Pramono Anung: Pendidikan Prioritas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp249 miliar untuk merehabilitasi total empat gedung sekolah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Bisnis

Tempo Scan Gandeng SBPG Dirikan JV Dukung Kemandirian Farmasi

PT Tempo Scan Pacific Tbk (Tempo Scan) mengumumkan penandatanganan kerja sama joint venture bersama Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), anak perusahaan dari Sino Biopharmaceutical

Sport

Inilah Alasan Mengapa Chelsea Rela Pecahkan Rekor Transfer Fantastis Demi Datangkan Morgan Rogers

Chelsea rekrut Morgan Rogers dari Aston Villa seharga €138 juta (Rp2,8 T), memecahkan rekor pemain Inggris. Fleksibilitas taktik Xabi Alonso serta chemistry dengan Cole Palmer jadi alasan utama.

News

Pidato Prabowo Kembali Kontroversial, Sebut Wartawan hingga LSM 'Londo Ireng' Masa Kini!

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto kembali tuai kontroversi usai sebut pihak-pihak sebagai "Londo Ireng" pada masa kini.

Viral

Viral! Rumah Guru ASN di Tanjungbalai Digeruduk Massa, Diduga Lecehkan Murid SD Yatim Piatu

Saat Hari Anak Nasional 2026, masyarakat dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan ratusan warga mengepung rumah seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Jakarta Utara

Rekayasa Lalin Sudinhub Jakut Atasi Kemacetan Akibat Penumpukan Peti Kemas di Cakung-Cilincing!

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara terus melakukan optimalisasi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Raya Cakung-Cilincing.

Jakarta Pusat

Kasus Satpam Bundaran HI vs Sopir Alphard, Pramono: Terbukti Gunakan Pelat Palsu dan Terakam CCTV Melanggar Wajib Disanksi

Pramono Anung, buka suara terkait video viral keributan antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan sopir mobil Alphard di kawasan penyeberangan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Jakarta Pusat

Hari Kelima Demo di Jakarta Masih Berlanjut, Catat 4 Titik Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Hari Ini!

Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk mewaspadai potensi kepadatan arus lalu lintas pada hari ini, Jumat, 24 Juli 2026.

Ekonomi

Korban Pelecehan DC Kredivo Alami Trauma Berat, Manang Soebeti Minta Komnas Perempuan dan Polda Jateng Turun Tangan

Kasus dugaan pelecehan oleh oknum DC Kredivo di Purworejo buat korban trauma berat. Pihak Komnas Perempuan hingga OJK diminta turun tangan, sementara Kredivo janji usut tuntas oknum mitra terkait.

Metropolitan

Tekan Volume Sampah! Pemprov DKI Ajak Warga Jakarta Bijak Kelola Pangan dan Rutin Pilah Sampah

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membiasakan diri bijak dalam mengelola pangan guna menekan volume sampah di Ibu Kota.

Jakarta Utara

Sempat Jadi Sorotan, Sudin LH Jakut Gerak Cepat Bersihka Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit!

Sebagai informasi, penanganan sampah di lokasi tersebut ditargetkan tuntas dalam waktu 10 hari, terhitung sejak Rabu, 15 Juli 2026 lalu.