AYOJAKARTA.COM - Pemerintah berencana mulai menyalurkan bantuan sosial ( bansos ) melalui Koperasi Desa Merah Putih pada September 2026.
Hal ini dilakukan seiring tahap awal operasional Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan dimulai pada bulan tersebut.
Skema baru ini disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penyaluran bantuan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mudah diakses oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, program tersebut akan memanfaatkan jaringan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat distribusi bantuan pemerintah kepada KPM.

“Bansos, bantuan pemerintah, semua nanti melalui Kopdes, terpusat di Kopdes,” ujar Zulkifli.
Ia menyebut, skema baru ini juga akan berlaku untuk penyaluran barang-barang bersubsidi.
Pada September nanti, diperkirakan sekitar 25 ribu koperasi sudah beroperasi secara bertahap.
Kemudian, jumlah koperasi yang beroperasi ditargetkan meningkat hingga 35.862 unit di akhir tahun 2026.
Zulhas mengtakan, koperasi-koperasi itu nantinya akan menjalani proses pembenahan dan penguatan operasional selama dua tahun.

Setelah proses tersebut selesai, sepenuhnya akan diserahkan kepada pemerintah desa.
“Dua tahun perbaikan, dibenahi, diselesaikan, setelah dua tahun diserahkan kepada desa, karena itu koperasi milik desa,” jelasnya.***
Share this article
Skema baru ini disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penyaluran bansos agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mudah diakses oleh KPM.