AYOJAKARTA.COM -- Capres nomer urut 1, Anies Baswedan berjanji akan membangun lapangan sepak bola bestandar FIFA di Ambon, Maluku.
Hal tersebut disampaikan oleh Anies Baswedan dalam acara Desak Anies Episode Ambon pada, Senin (15/1/2024).
Anies Baswedan juga ditanya mengenai potensi pemain sepak bola di Ambon yang merupakan daerah penghasil pemain sepak bola nasional.
Baca Juga: PDIP Blak-blakan Soal Rencana Koalisi Anies-Ganjar, Sebut Ada Kesamaan Soal Hal Ini
Anies Baswedan terlebih dahulu akan membangun fasilitas lapangan yang berstandar FIFA untuk mengembangkan potensi para bibit-bibit pemain sepak bola.
"Strategi pihaknya adalah membangun lapangan-lapangan sepak bola berstandar FIFA," kata Anies dikutip dari YouTube Kompas TV, Senin (15/1/2024).
Anies berharap bahwa sepak bola di Ambon bertumbuh dengan adanya lapangan-lapangan berstandar FIFA tersebut.
"Kami ingin agar sepak bola tumbuh. Kami lakukan membangun lapangan-lapangan sepak bola dengan standar FIFA. Rumputnya standar FIFA," ucap Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Janji Bangun Kota Musik di Ambon Hingga Bangun Lapangan Bola Berstandar FIFA
Anies kemudian bercerita mengenai sepak bola di Ambon yang sudah menjadi budaya.
Ambon memiliki sebuah daerah yang disebut Kampung Sepak bola, yakni Kampung Tulehu.
Sepak bola yang sudah menjadi budaya tersendiri bagi anak-anak Ambon, menurut Anies sepak bola sudah menjadi pemersatu masyarakat Maluku.
“Sepak bola ini sudah menjadi terbukti di Maluku, menjadi salah satu alat pemersatu, sampai jadi cerita Cahaya Dari Timur,” ujar Anies.
Anies mengklaim bahwa ia tidak asal ngomong mengenai rencananya tersebut. Terbukti, saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, ia telah membangun lapangan sepak bola di kawasan padat penduduk.
“Kami bangun lapangan standar FIFA di tengah-tengah kampung-kampung kumuh dan padat. Lapngannya dengan rumput FIFA," kata Anies.
Baca Juga: Master Firasat Wirang Birawa Prediksi Pemenang Pilpres 2024, Anies, Prabowo, atau Ganjar?
Alasan Anies membangun lapangan di kawasan atau kampung-kampumg yang padat penduduk adalah karena potensi pemain bola banyak di kawasan tersebut.
Lapangan-lapangan tersebut dikhususkan untuk warga-warga sekitar yang senang akan olahraga terbaik di dunia.
"Kami bangun itu di tengah perkampungan dan kami berikan tulisan amat besar, bahwa lapangan ini tidak untuk dikomersialkan, lapangan ini untuk dipakai oleh rakyat kebanyakan,
Anies Baswedan meminta jika nanti lapangan tersebut telah dibangun agar rumputnya tidak diganti.
"Jangan ganti-ganti rumputnya. Tolong jangan ganti itu rumput karena kalau diganti bikin repot nantinya," tutur Anies.
Baca Juga: Harta Kekayaan Anies Baswedan dari 2016 hingga 2022, Naik Berapa Miliar?
Anies ingin agar anak-anak yang berada di kampung dapat merasakan sensasi bermain di lapangan yang bagus dan berstandar FIFA.
"Biar anak-anak kita walaupun latar belakang keluarganya belum sejahtera, mereka bisa merasakan main sepak bola di lapangan dengan setara dengan lapangan-lapangan yang digunakan stadion-stadion internasional seluruh dunia," tandasnya.***

Share this article
Anies Baswedan juga ditanya mengenai potensi pemain sepak bola di Ambon yang merupakan daerah penghasil pemain sepak bola nasional.