AYOJAKARTA.COM -- Kuasa Hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan hingga kini masih terus berupaya mencari tambahan bukti baru atau novum untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus kopi sianida yang berlalu di 2016 silam.
Salah satu upaya yang baru-baru ini disampaikan oleh Otto Hasibuan demi mencari keadilan Jessica Wongso adalah mencari kebenaran soal pernyataan Edi Darmawan yang membawa-bawa nama kepolisian Australia dalam kasus ini.
Dalam sebuah pernyataan Edi Darmawan menyebut bahwa CCTV Kafe Olivier tidak diserahkan ke penyidik saat proses kasus Jessica Wongso berlangsung melainkan digunakan untuk keperluan pihak kepolisan Australia.
Baca Juga: Rismon Sianipar Ungkap Oknum yang Diduga Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso, Siapa Inisial MN?
Tentu hal ini membuat Otto Hasibuan mempertanyakan apakah ucapan Edi Darmawan benar soal hal tersebut.
Dan jika benar maka itu artinya ada intervensi dari pihak kepolisian Australia di dalam kasus Jessica yang seharusnya itu tidak boleh terjadi.
Dan tentu saja hal ini lah yang akan dikonfirmasi oleh Otto Hasibuan kepada kepolisian Australia dengan cara mengirimkan surat.
Dikatakan Otto, Edi sendiri dalam sebuah acara televisi pernah menyampaikan bahwa CCTV yang ia ambil berasal dari Kafe Olivier.
"Bahwa ada satu CCTV yang dikatakan oleh Edi Darmawan disampaikan di tayangannya Karni Ilyas, itu jelas-jelas dikatakan itu berasal dari CCTV yang diambil dari Olivier," ucap Otto seperti dikutip dari akun TikTok @jawnews yang menampilkan cuplikan wawancara Otto Hasibuan.
Dan rupanya, Edi pun mengakui dimana rekaman tersebut tidak diberikan ke penyidik melainkan digunakan untuk kepentingan polisi Australia.
"Dan itu tidak diserahkan kepada penyidik karena itu untuk keperluan daripada kepolisian Australia," tambah Otto.
Otto pun semakin heran dengan pernyataan Edi tersebut dan mempertanyakan peran kepolisian Australia di kasus ini.
Tentu jika benar, maka ada intervensi dari pihak yang tidak seharusnya di kasus ini.
"Apakah sedemikian itu jauhnya kepolisian Australia ataupun pemerintah Australia untuk mencampuri hukum di Indonesia? Kalau itu benar maka itu intervensi dong," tegasnya.
Otto pun berniat melakukan protes jika memang telah terjadi intervensi dari pihak luar dalam kasus Jessica.
Baca Juga: Kejanggalan Rekaman CCTV Kasus Jessica Wongso Terendus, Otto Hasibuan: Banyak Sekali Rekayasa
Dan dengan alasan itulah Otto akan mengirimkan surat guna mengkonfirmasi apakah benar pernyataan Edi Darmawan Salihin soal hal tersebut.
"Kita protes dong soal ini, ini juga kami akan menyurati pemerintah Australia dalam hal ini kepolisian Australia tentang kebenaran daripada kata-kata Edi Salihin," ucapnya lagi.
Kasus Jessica Wongso ini memang kembali menjadi sorotan baru-baru ini dan mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak.
Upaya-upaya baru pun dilakukan guna mencari keadilan bagi Jessica karena dianggap kasus ini tidak punya bukti menjebloskan Jessica ke penjara dan banyak terjadi kejanggalan di sana.***

Share this article
Keadilan Jessica Wongso adalah mencari kebenaran soal pernyataan Edi Darmawan yang membawa-bawa nama kepolisian Australia dalam kasus ini.