AYOJAKARTA.COM – Setelah ditunjuk sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan, banyak publik yang penasaran dengan keluarga Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Sebab sebelum dideklarasikan menjadi cawapres keluarga Cak Imin jauh dari sorotan publik, khususnya anak-anaknya.
Salah satu anak Cak Imin, Rahma Arifa mengatakan saat SMA tak ada satupun orang yang mengetahui bahwa ia adalah anak politikus.
Perempuan yang akrab disapa Rara ini menyampaikan dirinya tak menutupi identitasnya sebagai anak Cak Imin.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap Ini Alasan Prabowo Subianto Memilih Gibran sebagai Cawapres
Namun terkadang sikapnya ini terkesan menutupi identitasnya hingga sempat menjadi perdebatan sang ayah.
“Aku tidak menutupi, tapi juga aku enggak menunjukkan secara kayak ‘halo saya Rara saya anaknya itu’ kan enggak juga. Tapi mungkin terkadang akhirnya terkesan seperti aku menutupi dan itu sempat jadi perdebatan,” kata Rara dikutip ayojakarta.com dari YouTube Merry Riana, Kamis (28/12/2023).
Rara menjelaskan dirinya tak bermaksud menutupi dan tak bangga dengan identitasnya.
Hanya saja Rara mengaku dirinya ingin bisa leluasa mengeksplor dan membangun identitasnya.
“Lebih ke arah karena aku sadar saat orang tahu aku anaknya siapa mungkin lebih ke karena ya namanya anak muda kaya ada krisis identitas, masih pengen cari-cari dan lain-lain. Itu aku lebih merasa leluasa untuk membangun identitasku dulu lebih awal. Tapi itu jadi perdebatan lumayan panas karena tadi, jadi terkesannya kok kamu seperti menutupi, apa kamu enggak bangga dengan identitas kamu,” jelasnya.
Rara mengungkapkan saat itu ia baru saja menyelesaikan studi di London dan ingin melamar pekerjaan.
Dirinya ingin mencoba membangun karier sendiri dan membuktikan dirinya bisa.
“Karena aku pengen coba, karena itu habis lulus kan, pengen coba lagi-lagi identitas itu. Aku pengen coba bikin karier, pengen coba prove myself on my own dulu gitu karena memang pasti banyak orang kayak ada yang sungkan, ada yang positif, ada yang negatif, ada yang enggak peduli juga banyak,” ungkapnya.
“Cuma untuk meminimalisir hal-hal itu aku kayak oh biar mumpung nih aku baru mau nyari kerja, mau nyari work experience, gimana caranya biar clear dulu. Nah awalnya maksudnya seperti itu,” sambungnya.
Rara menuturkan saat itu kedua orang tuanya mengingatkannya bahwa iya diberi kelebihan yang bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Tapi habis itu diskusinya adalah justru kamu itu saat diberikan kelebihan, seorang ayah yang sosok itu sebenarnya kamu bisa memberikan manfaat jauh lebih banyak. Tapi akhirnya aku pun sadar kayak oh yasudah kalau memang sudah ditakdirkan seperti ini dan memang bisa menebar manfaat lebih banyak kenapa enggak,” tutupnya.***

Share this article
Putri Cak Imin, Rara mengaku pernah debat dengan sang ayah terkait privilege berawal karena hal ini.