AYOJAKARTA.COM -- Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2025 berpotensi jatuh pada tanggal 31 Maret mendatang.
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks perhitungan hisab dan penetapan sidang isbat yang dijadwalkan oleh pemerintah pada 29 Maret 2025 mendatang.
Dalam paparan yang disampaikan melalui berbagai kanal resmi Kementerian Agama, Menag Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan kondisi objektif Hilal.
Baca Juga: Ada Diskon 20 Persen! Cek Tarif Tol Trans Sumatera saat Mudik Lebaran 2025
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (25/3), besar kemungkinan 1 Syawal antara Muhammadiyah, NU dan Pemerintah akan jatuh pada hari yang sama.
Menurut hasil perhitungan hisab menunjukkan bahwa ketinggian Hilal masih berada di bawah 0 derajat hingga minimal 3 derajat.
Selain itu, elongasi Hilal tercatat mencapai sekitar 6 derajat, yang merupakan parameter kunci dalam menentukan awal bulan Syawal.
Menurut Nasaruddin, kondisi tersebut memungkinkan tidak adanya perbedaan penetapan hari Lebaran antara perhitungan hisab pemerintah dengan perhitungan yang digunakan oleh Muhammadiyah di wilayah ekor Pulau Jawa.
Baca Juga: Kapan Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2025 Dimulai? Cek Tanggalnya di Sini!
Muhammadiyah sendiri telah menetapkan bahwa bulan suci Ramadan telah mencukupkan 30 hari, sehingga Lebaran berpotensi jatuh pada tanggal 31 Maret 2025.
“Meskipun perhitungan hisab sudah menunjukkan potensi penetapan 1 Syawal pada tanggal 31 Maret, kami tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 29 Maret mendatang,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia menambahkan bahwa proses isbat merupakan langkah final dalam menetapkan awal bulan Syawal, di mana para hakim agama bersama dengan saksi hilal akan menyaksikan dan memastikan kebenaran penetapan tersebut.
Dalam konteks ini, Menag menegaskan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.
Baca Juga: Jadwal Libur Lebaran 2025 untuk PNS, Catat Tanggalnya!
“Kita harus mempromosikan kebersamaan, bukan perbedaan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk menunggu hasil sidang isbat dan bersama-sama merayakan Lebaran pada hari yang telah ditetapkan nanti,” pungkasnya.
Dengan potensi penetapan Lebaran pada 31 Maret 2025, informasi ini telah menuai antusiasme di kalangan masyarakat.
Banyak yang berharap agar hasil isbat nanti dapat segera diumumkan sehingga para umat Islam dapat mempersiapkan segala sesuatunya menjelang perayaan Idul Fitri 2025.
Baca Juga: Gak Perlu Mahal! Ini Deretan HP Spesifikasi Canggih dengan Harga Terjangkau untuk Lebaran
Pemerintah dan Kementerian Agama terus mengimbau agar masyarakat mengikuti informasi resmi terkait penetapan awal bulan Syawal.
Harapannya, agar menghindari kebingungan dan memastikan bahwa perhitungan keagamaan dilakukan secara transparan dan akurat.
Hingga sidang isbat selesai, keputusan akhir mengenai tanggal Lebaran masih bersifat potensial dan menunggu kepastian dari hasil pengamatan lapangan.***
Share this article
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2025 berpotensi jatuh pada tanggal 31 Maret.