AYOJAKARTA.COM – Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menyampaikan bahwa netralitas aparat khususnya polisi pada Pemilu 2024 merupakan sebuah utopia.
Benny K Harman menyampaikan hal tersebut lantaran menurutnya polisi ketika di lapangan tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Hal ini disampaikan Benny K Harman pada saat rapat bersama Kepolisian RI di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
“Netralitas polisi dalam pemilu itu adalah sebuah utopia. Itu hanya ideal saja, nyatanya tidak,” ucap Benny K Harman, dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga: Kabaharkam Minta Aiman Witjaksono Sebut Nama Perwira Polri yang Diminta Dukung Capres Tertentu
Ketidaknetralan ini disampaikan Benny K Harman dengan pernyataan adanya beberapa anggota polisi yang memasang baliho partai politik tertentu.
“Mohon maaf sekali Pak Kabaharkam (Fadil Imran), tidak bisa kita tutupi bahwa memang ada anggota yang kerjanya memasang baliho parpol tertentu. Menurut saya forum ini tidak boleh ditutup-tutupi ini,” kata Benny K Harman.
Netralitas menjadi semakin utopia ketika aksi tersebut hanya didiamkan saja oleh institusi Polri tanpa tindakan lebih lanjut.
“Tetapi pertanyaan publik kemudian kenapa institusi kepolisian diam. Jadi ada anggota polisi yang tugasnya membawa, memasang, mengamankan baliho parpol tertentu,” tuturnya.
Baca Juga: Anggaran Menu Makanan Cegah Stunting Depok Disebut Dipotong, dari Rp18 Ribu jadi Rp9 Ribu
Lebih lanjut, Benny K Harman juga membahas terkait bagaimana Demokrat dulu mendapatkan perlakuan tidak netral dari polisi.
“Sementara ada juga partai kami, partai kami 2019 dibakar massa dan institusi polisi diam, ini kenyataan pak. Ini saya ungkapkan untuk menegaskan apa yang tadi saya sampaikan bahwa netralitas itu adalah sebuah utopia,” beber Benny K Harman.
Seharusnya menurut Benny K Harman, polisi dapat menjadi tempat berlindung dan payung hukum, bukan justru kebalikannya.
“Padahal dalam konteks kamtibmas tadi, pengamanan tadi, wajib institusi polisi jadi payung hukum. Semua parpol merasa aman karena ada polisi, bukan sebaliknya. Nah ini gugatan kita terhadap netralitas polisi dalam pemilu ini,” tuturnya.***

Share this article
Benny K harman yang merupakan anggota Komisi III DPR dari fraksi Demokrat mengungkapkan netralitas polisi dalam Pemilu adalah utopia.