AYOJAKARTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan temuan cek sebesar Rp 2 triliun saat menggeledah rumah dinas mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Ali Fikri selaku Kabag Pemberitaan KPK, menyampaikan bahwa memang ditemukan cek Rp 2 triliun tersebut saat penggeledahan rumah dinas SYL.
"Setelah kami cek dan konfirmasi, diperoleh informasi memang benar ada barang bukti dimaksud," ujar Ali, dikutip dari YouTube Kompas TV, Senin, 16 Oktober 2023.
Walaupun begitu, Ali menyampaikan perlu adanya serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu oleh KPK kepada beberapa pihak maupun saksi.
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Korupsi di Kementan, SYL Minta Publik Tak Menghakimi
"Kami butuh konfirmasi dan klarifikasi ke berbagai pihak lebih dahulu, baik para saksi, tersangka maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk memastikan validitas cek dimaksud. Termasuk apakah ada kaitan langsung dengan pokok perkara yang sedang KPK selesaikan ini," ucap Ali.
Saat penggeledahan rumah dinas SYL oleh KPK, selain menemukan cek Rp 2 triliun, juga ditemukan uang senilai Rp30 miliar, dokumen keuangan dan pembelian, hingga 12 pucuk senjata api.
Syahrul Yasin Limpo saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi di Kementerian Pertanian.
Dalam kasus korupsi ini, SYL dijerat tiga pasal mulai dari pemerasan, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang.
SYL melakukan tindakan korupsi ini bersama dua tersangka lainnya, Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta. Mereka meminta setoran dana kepada para pejabat eselon O dan II dari Kementan.
Baca Juga: Cak Imin Yakin Kasus Korupsi SYL Tidak Berdampak pada Elektabilitas Dirinya dan Anies Baswedan
Setoran tersebut diminta oleh SYL tiap bulan, dengan nominal sebesar USD 4 ribu hingga USD 10 ribu.
Berdasarkan data yang ada, jumlah korupsi SYL mencapai Rp 13,9 miliar. Lebih lanjut para penyidik KPK sedang mendalami aliran uang korupsi ini, termasuk ke Partai NasDem.

Share this article
KPK menyampaikan temuan cek sebesar Rp 2 triliun saat menggeledah rumah dinas mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).