AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini jagat maya dibuat heboh karena viralnya pernyataan Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan.
Dalam sebuah video yang beredar luas di platform media sosial, Zulkifli Hasan menyebut nada candaan dikaitkan nya bacaan dalam shalat dan tahiyat akhir dengan politik.
Sebuah potongan video yang viral, Zulkifli Hasan menyebutkan bahwa ada beberapa orang di daerah saat ini tidak menjawab 'aamiin' setelah imam membaca surat Al Fatihah dalam shalat.
Baca Juga: Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi dan Ma'ruf Amin Melesat di 73 Persen! Kepala BKPM: Sejarah Baru
Menurutnya, hal ini dilakukan karena saking cintanya dengan pak Prabowo Subianto, capres nomor urut dua.
Nama AMIN diketahui saat ini merupakan julukan dari pasangan capres-cawapres nomor urut satu yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Berbagai pihak dan kalangan lantas menanggapi pernyataan Zulkifli Hasan yang viral di media sosial.
Baca Juga: Soal Kasus Firli Bahuri Wapres KH Ma'ruf Amin Ikut Buka Suara Sebut Taati Aturan Hukum
Bahkan Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma'ruf Amin turut memberikan tanggapannya terkait pernyataan candaan yang dilontarkan Mendag tersebut.
"Kita ini jangan kayak kanak-kanaklah. Urusan amin itu kan tidak berarti calon ya. Amin itu dari dulu sudah ada. Kalau orang bilang waladhollin, ya, mesti Amin, ya. Terus apa, diganti? Ya nggak mungkinlah," kata Ma'ruf Amin seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Kamis, 21 Desember 2023.
Wapres mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa untuk tidak mengaitkan gerakan ibadah salat dengan politik.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Minta bank bjb syariah Berkembang dengan Manfaatkan Jumlah Penduduk Jabar
Karena jauh sebelum adanya pasangan AMIN, ucapan 'aamiin' merupakan salah satu bacaan umat muslim di dalam melakukan ibadah salat.
"Dan semua orang tahu itu kok, saya kira itu nggak usah anulah, seperti itu, ya, apa ya, jangan seperti kanak-kanaklah. Kita itu alergi terhadap masalah yang sebenarnya ya bukan untuk itu kan," tuturnya.
Terkait viralnya video Zulkifli Hasan, Ma'aruf Amin mengimbau kepada setiap orang untuk tidak menjadikan bacaan salat sebagai isu politik, termasuk bacaan "aamiin".
"Amin itu kan bukan untuk calon itu, tapi menjawab ucapan kalau orang salat 'waladholin' ya, mesti amin, ngomongnya apa? Iman apa dibalik? Ya tentu tidak betul. Saya kira tidak jadi isu itu, ya," jelas Wapres Ma'ruf Amin. ***

Share this article
Ma'ruf Amin mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa untuk tidak mengaitkan gerakan ibadah salat dengan politik.