AYOJAKARTA.COM -- Pernyataan Zulkifli Hasan atau Zulhas terkait gerakan sholat mengundang kontroversi dan kecaman dari Tim Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Juru Bicara Tim Nasional (Timnas) AMIN, Billy David Nerotumilena, menilai pernyataan tersebut meresahkan dan meminta Zulhas untuk segera meminta maaf.
Billy menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan Zulhas.
"Tentu kita menyayangkan, kapasitas beliau sebagai menteri, sebagai ketua partai politik di forum yang seperti itu tentu semua orang menyayangkan apalagi isu yang menyinggung isu sara dan merujuk ke salah satu agama tertentu," ungkap Billy, dikutip dari Republika, 21 Desember 2023.
Billy menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, Zulhas seharusnya mampu menjaga tutur kata dan bahasanya di depan publik.
Meskipun pernyataan itu dilontarkan dalam konteks bercanda, Billy menilai tidak ada unsur kejenakaan sama sekali dari pesan yang disampaikan Zulhas.
Lebih lanjut, Billy mendesak agar Zulhas segera memberikan pernyataan permintaan maaf kepada publik.
"Bantahan seperti apapun yang akan dibuat oleh timnya Pak Zulhas ataupun Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, saya rasa itu sudah terlanjur keluar di publik dan saya rasa perlu permintaan maaf oleh beliau," tegasnya.
Ketua PAN, Zulkifli Hasan, sebelumnya menjadi sorotan setelah sebuah potongan video beredar di media sosial.
"Itu kalau tahiyatul akhir Pak Kiai, kan gini Pak Kiai, tahiyatul akhir kan gini (menunjukan jari telunjuk), sekarang jadi gini pak, kayak gini (menunjukkan dua jari). Itu Pak teman-teman, saking ya Pak Kiai ya,” ujar Zulhas.
Dalam video tersebut, Zulhas menyampaikan perubahan gerakan sholat tahiyat akhir dengan nada humor. Tim AMIN menilai pernyataan tersebut sebagai hal yang dapat menyinggung banyak pihak.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Uji Kejelian Mata dengan Coba Temukan Seekor Burung di Antara Buah Mangga
Ditanya soal penistaan agama, Tim Hukum AMIN sedang menelaah apakah tindakan hukum akan diambil terkait kontroversi ini.

Share this article
Pernyataan Zulkifli Hasan atau Zulhas terkait gerakan sholat mengundang kontroversi dan kecaman dari Tim Pemenangan Anies Baswedan-Cak Imin.