Rencana Perubahan Skema Subsidi KRL Berbasis NIK: Kenaikan Tarif dan Dampaknya Bagi Pengguna

Rencana Perubahan Skema Subsidi KRL Berbasis NIK
Rencana Perubahan Skema Subsidi KRL Berbasis NIK

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah sedang menggodok rencana untuk mengubah skema subsidi KRL Jabodetabek menjadi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Rencana perubahan skema subsidi KRL ini diperkirakan akan mempengaruhi mayoritas pengguna.

Dengan skema baru ini, tidak semua masyarakat akan bisa menikmati layanan KRL dengan harga yang sama seperti saat ini.

Baca Juga: Tes IQ: Cari Hiburan di Waktu Luang? Temukan 3 Perbedaan pada Gambar Gadis Terseret Angin Ini untuk Uji Kemampuan Observasi

Sehingga hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna setia KRL.

Sebagaimana diketahui, sejak 2016 silam tarif KRL Jabodetabek telah dipatok sebesar Rp3.000 untuk 25 km pertama, dengan tambahan Rp1.000 untuk setiap 10 km berikutnya.

Namun, rencana penerapan subsidi berbasis NIK yang diusulkan oleh Kementerian Perhubungan akan menyebabkan perubahan tarif tersebut.

Menurut kementerian, skema ini bertujuan untuk menjadikan subsidi angkutan umum lebih tepat sasaran.

Namun dampaknya adalah potensi kenaikan tarif bagi mereka yang tidak memenuhi kriteria subsidi berdasarkan NIK.

Rencana ini memicu berbagai reaksi dari pengguna KRL.

Rifki, seorang pengguna setia KRL, menyatakan kekhawatirannya terkait rencana subsidi berbasis NIK ini.

Baca Juga: 1.375.266 Orang Sudah Daftar CPNS 2024! Ini Daftar Daerah yang Masih Sepi dan Banyak Peminat, Ada yang Baru 5 Pelamar

“Menurut saya, ini kurang make sense saja ya, karena untuk fasilitas umum ini itu kan udah terjangkau dari segi harganya, nah itu tidak perlu menggunakan NIK aja gitu sih menurut saya,” ujar Rifki dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METRO TV pada Senin, 2 September 2024

Ia menambahkan bahwa rencana ini akan sangat memberatkan pengguna KRL, dan berharap pemerintah lebih fokus pada peningkatan jumlah armada.

Serta pemerintah diharapkan memperbaiki jadwal operasional KRL agar tidak terjadi penumpukan penumpang di stasiun-stasiun.

“Dari segi kita perbanyak armadanya aja dari KRL itu sendiri, terus jam waktunya biar agar di semua penumpang itu tidak menumpuk di semua stasiun itu aja sih,” pungkas Rifki.

Selain Rifki, banyak pengguna lain yang merasa bahwa penerapan subsidi berbasis NIK dapat membatasi akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang selama ini menjadi andalan.

Peningkatan tarif KRL dipandang akan menjadi beban tambahan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan KRL sebagai moda transportasi utama dalam keseharian mereka.

Baca Juga: 4 Tanda Kamu Butuh Healing, Salah Satunya Karena Merasa Lebih Baik Setelah Melakukan Kebiasan Buruk

Meski perubahan skema subsidi KRL berbasis NIK masih dalam tahap wacana, namun dampaknya sangat ditakutkan oleh masyarakat.

Kenaikan tarif yang mungkin terjadi akibat skema ini menimbulkan kekhawatiran dan penolakan di kalangan pengguna KRL.

Diharapkan, pemerintah dapat mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak sebelum memutuskan penerapan kebijakan ini.

Hal ini agar dapat menjaga kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan aksesibilitas transportasi publik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Subsidi KRL Berbasis NIK
# dampak
# skema
# tarif

News Update

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.