AYOJAKARTA.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada para kader Partai Gerindra dan organisasi sayapnya agar tidak tergesa-gesa menyuarakan dukungan masa jabatan dua periode.
Ia menekankan pentingnya menjalankan amanah rakyat secara maksimal terlebih dahulu sebelum membahas masa depan politik.
Menurutnya, wacana terkait kelanjutan masa kepemimpinan perlu mempertimbangkan pencapaian nyata pemerintah selama lima tahun ke depan.
Bahkan, ia menyatakan siap mundur dari panggung politik jika merasa tak mampu memenuhi target yang telah ia tetapkan.
Baca Juga: Kamu Sering Ceroboh? Ini 3 HP Tahan Banting dan Super Awet Harga Rp1 Jutaan: Sudah Bersertifikat
“Kalau saya tidak sanggup memenuhi janji saya kepada rakyat, jangan harapkan saya mencalonkan diri kembali. Kita bukan mencari kekuasaan, tapi pengabdian,” ucapnya di hadapan ratusan kader muda.
Dalam kesempatan itu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PP Tidar.
Ia menyampaikan komitmennya untuk terus melahirkan pemimpin muda dari kalangan anak bangsa serta mendukung penuh kemenangan Gerindra di Pemilu 2029.
Wacana Lanjutan Kepemimpinan Prabowo Tetap Bergulir di Internal Partai dan Koalisi
Meski Presiden Prabowo menyerukan untuk menahan diri, dorongan agar dirinya melanjutkan kepemimpinan tetap muncul dari internal Gerindra.
Dalam Kongres Luar Biasa yang digelar Februari lalu di Hambalang, seluruh jajaran DPP hingga DPC sepakat mengusung kembali namanya untuk Pilpres 2029.
Baca Juga: PKH dan BPNT Belum Cair? Ini Jadwal dan Fakta Penting Bansos Beras 10 Kg dan BLT Mei-Juni 2025
Ia sempat menjawab dengan singkat, “Insyaallah,” sambil meminta waktu menyelesaikan tugasnya sebagai presiden.
Di sisi lain, partai-partai pendukung dalam Koalisi Indonesia Maju Plus juga mulai menyuarakan aspirasi serupa.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan pihaknya siap mendukung kepemimpinan Prabowo hingga akhir.
Bahkan ia menyebut partainya akan selalu mengawal hingga kapan pun diperlukan.
Sikap serupa juga datang dari Partai Demokrat melalui Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono.
Baca Juga: Kapan Pendaftaran SPMB Jakarta 2025 Jenjang SMA Dibuka? Catat Tanggal dan Jalur Penerimaan
Ia menilai Prabowo berhasil memimpin koalisi yang solid dan siap melanjutkan pemerintahan jika diminta rakyat.
Partai lain seperti PAN, PKB, PSI, dan PKS turut menyatakan kesiapan mereka jika kepemimpinan nasional kembali dipercayakan kepada tokoh Gerindra tersebut.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan hingga Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyuarakan dukungan terbuka dalam berbagai forum.
Meskipun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Prabowo sendiri dan tentu atas pertimbangan hasil kerja pemerintahannya dalam lima tahun ke depan.***

Share this article
Presiden Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada para kader Partai Gerindra dan organisasi sayapnya agar tidak menyuarakan 2 periode