Mengejutkan! Mantan Kepala BAIS TNI Sebut Richard Eliezer Seorang Robot: Tidak Boleh Berpikir, Dia Alat!

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:12 WIB
 Richard Eliezer hadapi sidang pledoi di PN jaksel, Rabu (25/1/2023)
Richard Eliezer hadapi sidang pledoi di PN jaksel, Rabu (25/1/2023)

AYOJAKARTA.COM---Richard Eliezer disebut-sebut sebagai seorang robot yang dirancang untuk menjalankan perintah tanpa boleh berpikir terlebih dahulu.

Hal ini disampaikan oleh Mantan Kepala BAIS TNI, Soleman B Ponto dalam sebuah obrolan tentang kasus Ferdy Sambo, khususnya berkaitan dengan nota pembelaan dari terdakwa.

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengkritisi Ferdy Sambo yang melimpahkan kesalahannya kepada Richard Eliezer.

Baca Juga: Buntut Tuntutan 12 Tahun Bagi Richard Eliezer, 18 Januari Akan Diperingati Sebagai Hari Patah Hati Bagi NKRI?

Melalui program Obrolan Malam di kanal YouTube BeritaSatu, Soleman menyinggung tentang satuan Brimob yang menaungi Richard Eliezer.

Menurutnya, satuan polisi Brimob yang mewadahi Richard Eliezer memiliki suasana yang berbeda dengan satuan polisi lalu lintas.

"Eliezer ini adalah Bharada yang pangkatnya paling rendah di Brimob. Brimob ini adalah satuan semi-militer, beda sama polisi lalu lintas," ucap Soleman, dikutip pada Rabu (25/1/2023) dilansir dari metro.suara.com dalam artikel Ferdy Sambo Ngotot Cuma Perintahkan Hajar, Eks Bos BAIS TNI: Richard Eliezer Memang Didesain Tembak Mati

Baca Juga: Heboh! Putri Candrawathi dalam Pledoinya Ingin Peluk Anak-anaknya, Warganet : Bagaimana dengan Ibu Yosua?

Ia kemudian mengatakan bahwa sebagai seorang Bharada, Richard Eliezer harus patuh atas segala perintah dari Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: metro.suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X