AYOJAKARTA.COM -- Berikut informasi tentang kesalahan umum saat menstarter mobil yang bisa berakibat fatal dan menyebabkan mesin mobil cepat rusak.
Banyak orang, terutama yang baru belajar mengemudi, sering tidak menyadari bahwa kebiasaan sepele dapat merusak mobil.
Yuk, simak cara menstarter mobil yang baik dan benar dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Tips Otomotif Channel, Sabtu (18/05/2024).
Baca Juga: Awas! Ini 5 Kesalahan yang Harus Dihindari saat Mengemudi Mobil Manual
Langkah-langkah Menstarter Mobil yang Benar
1. Pastikan Tuas Persneling di Posisi Netral
Sebelum menyalakan mesin, pastikan tuas persneling berada di posisi netral.
Banyak pengguna mobil yang meninggalkan mobil dengan gigi masuk, baik gigi maju maupun mundur.
Jika mobil langsung dinyalakan tanpa memastikan posisi netral, mobil bisa meloncat dan menyebabkan kecelakaan.
Jadi pastikan selalu cek tuas persneling dan posisikan di netral.
Baca Juga: 11 Larangan dalam Mengendarai Mobil Manual, Jangan Biasakan Hal-hal Ini!
2. Matikan Semua Perangkat Elektronik
Sebelum menstarter mobil, matikan semua perangkat elektronik seperti AC, audio dan lampu-lampu.
Hal ini untuk mengurangi beban pada aki dan mesin saat menyalakan mobil.
Dengan mematikan perangkat elektronik, starter akan lebih ringan dan mesin lebih awet.
Baca Juga: Tips Otomotif: 7 Langkah Mematikan Mesin Mobil yang Benar agar Mobil Tetap Awet!
3. Putar Kunci Kontak dan Beri Jeda
Setelah memastikan tuas persneling di netral dan perangkat elektronik mati, masukkan kunci dan putar ke posisi on.
Beri jeda sekitar 5 detik sebelum menstarter mobil.
Ini memberikan waktu bagi sistem bahan bakar dan sensor-sensor untuk berfungsi dengan baik.
Dengarkan suara dengung dari pompa bahan bakar dan pastikan semua indikator menyala.
Baca Juga: Cek Nih! Sederet Tips Aman Meninggalkan Mobil saat Mudik Lebaran
4. Perhatikan Indikator pada Dashboard
Saat kunci kontak dalam posisi on, perhatikan indikator pada dashboard.
Tunggu hingga beberapa indikator mati yang menandakan sistem sudah siap.
Setelah itu, barulah starter mobil dengan memutar kunci ke posisi start.
Baca Juga: Baca Sebelum Mudik! Lakukan Hal Ini Jika Kehabisan Bensin atau Daya Mobil Listrik di Jalan Tol
5. Nyalakan Perangkat Elektronik Setelah Mesin Menyala
Setelah mesin menyala, tunggu sekitar 2-3 menit agar oli mesin dapat bersirkulasi dengan baik.
Setelah itu, nyalakan AC, audio dan perangkat elektronik lainnya.
Dengan cara ini, beban pada mesin dan aki akan berkurang sehingga komponen-komponen mobil akan lebih awet.
Baca Juga: 10 Daerah yang Punya Mobil Pribadi Terbanyak di Indonesia, Ternyata Nomor 1 Bukan Jakarta Lho!
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Menstarter Mobil dalam Posisi Gigi Masuk
Selalu pastikan persneling netral sebelum menstarter untuk menghindari loncatan mobil.
- Menstarter dengan Perangkat Elektronik Menyala
Matikan AC, audio dan lampu sebelum menstarter untuk mengurangi beban aki dan mesin.
Baca Juga: Ini 6 Jenis Transmisi yang Ada pada Mobil Selain Manual dan Matic, Kamu Wajib Tahu!
- Langsung Starter Tanpa Jeda
Beri jeda sekitar 5 detik setelah kunci kontak di posisi on untuk memastikan sistem siap.
- Tidak Memperhatikan Indikator Dashboard
Pastikan indikator penting sudah mati sebelum menstarter mesin.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat memastikan mobil tetap awet dan aman digunakan.
Kesabaran dan perhatian pada detail kecil ini akan sangat membantu dalam menjaga kondisi mobilmu.***

Share this article
Berikut ini cara menstarter mobil agar tak cepat rusak, kamu sudah tahu belum? Simak di sini selengkapnya!