AYOJAKARTA.COM -- Usai ditutup pada 27 Maret 2025 lalu, calon peserta SNBT perlu mempersiapkan berbagai strategi agar berhasil meraih skor tertinggi.
Semakin tinggi nilai atau skor yang diperoleh peserta saat mengikuti tes, kesempatan bisa masuk PTN melalui jalur SNBT akan semakin besar.
Kompetensi akademik dari masing-masing peserta yang cenderung berbeda, tidak jarang menjadi penghambat dalam mencapai nilai maksimal.
Baca Juga: Ada PTN Pilihanmu? Berikut Top 5 Jurusan Hukum Paling Banyak Diburu di SNBT, Nomor 3 Unpad
Karena itu salah satu faktor yang banyak membuat peserta SNBT mengalami kegagalan dalam proses seleksi adalah soal perhitungan atau Matematika.
Selain Matematika atau eksakta karena cenderung dianggap sukar, jenis tes lain yang juga menyedot kemampuan bernalar peserta adalah soal Bahasa Inggris serta Indonesia.
Meski tes yang disajikan sama, setiap butir soal yang akan diujikan dalam UTBK SNBT bagi setiap peserta memiliki tingkat kesulitan berbeda sehingga perlu mengatur strategi.
Berdasarkan pada pengalaman di tahun sebelumnya, kebanyakan peserta SNBT mengalami pemborosan waktu saat mengerjakan soal Matematika.
Padahal untuk mencapai tambahan nilai, setiap peserta dapat melakukan optimasi pada jenis soal Literasi ataupun Pengetahuan dan Pemahaman Umum atau PPU.
Guna tetap mencapai nilai tinggi saat mengikuti seleksi khususnya bagi peserta yang lemah di perhitungan matematika, berikut adalah strategi pilihan untuk dilakukan.
Strategi pertama untuk memperoleh nilai maksimal adalah mengoptimalkan tes Literasi, baik Bahasa Indonesia yang berjumlah 30 butir ataupun Inggris sebanyak 20 soal.
Agar skor mencapai titik maksimal, pastikan peserta SNBT mampu menjawab dengan benar sebanyak 80 persen atau 24 dari soal LBI dan 16 dari 20 soal ELL atau English Literation.
Untuk mencapai angka 80 persen, pastikan setiap peserta yang lemah dalam Matematika sudah memahami aspek penting seperti Baca Cepat, Makna Kata, Pemahaman, Kesimpulan.
Strategi selanjutnya yang dapat dilakukan bagi peserta SNBT yang lemah dalam soal perhitungan adalah Melakukan Skimming Soal.
Pastikan terlebih dahulu menjawab setiap soal yang diyakini benar, dan pisahkan waktu khusus untuk mengerjakan soal-soal sukar.
Strategi ketiga untuk mencapai nilai maksimal SNBT adalah mampu menjawab dengan benar sebesar 50 persen soal Pengetahuan Kuantitatif dan Pengetahuan Matematika.
Agar efisiensi waktu bisa lebih semakin dioptimalkan, peserta perlu menggunakan teknik eliminasi serta logika.
Tipe soal Persentase, Perbandingan dan Aritmatika Dasar merupakan jenis soal yang perlu ditingkatkan agar mampu menjawab sebanyak 10 dari 20 soal tersedia.
Semakin optimal peserta mengerjakan jenis tes Non Matematika dan mampu menjawab separuh dari seluruh soal tipe Perhitungan, nilai SNBT dipastikan akan lebih maksimal.***
Share this article
Semakin tinggi nilai atau skor yang diperoleh peserta saat mengikuti tes, kesempatan bisa masuk PTN melalui jalur SNBT akan semakin besar.