JAKARTA, AYOYOGYA.COM - Batuk merupakan salah satu gejala Covid-19 yang paling umum terjadi. Namun jika Anda mengalami batuk secara terus menerus alias persisten bisa jadi bukan merupakan gejala Covid-19.
Meski bukan gejala Covid-19, batuk terus menerus namun bukan berarti anda menyepelekannya Ya!
Ini dilakukan supaya kondisi Anda terus fit dan tidak memburuk.
Melansir dari Times Now News melalui Republika Jumat (21/1/2022) kenali 5 gejala batuk terus menerus namun bukan akibat Covid-19.
Baca Juga: Waspadai Gejala Baru Covid-19 Ini, Bukan Lagi Batuk dan Demam Lho
1. Asma
Saluran napas pada penderita asma akan mengalami inflamasi dan penyempitan. Di saat yang sama, peningkatan produksi lendir akan menyebabkan obstruksi pada saluran pernapasan.
Salah satu gejala paling umum yang muncul akibat kondisi ini adalah batuk kronis atau batuk yang terus-menerus dalam jangka panjang. Frekuensi dan intensitas gejala asma bisa berubah, bergantung pada cuaca dan faktor lain.
2. Infeksi
Batuk yang persisten bisa jadi merupakan bentuk konsekuensi yang menetap dari suatu infeksi. Beberapa infeksi seperti flu dan pneumonia, misalnya, dapat memicu gejala batuk dan lelah yang berlangsung lama meski infeksinya sudah sembuh.
Baca Juga: Regulasi Anyar Liga Inggris, Pemain Batuk Kena Kartu Merah
3 Postnasal drip
Produksi lendir berlebih di hidung bisa membuat lendir jatuh ke dalam tenggorokan.
Kondisi ini akan memicu terjadinya iritasi dan batuk yang persisten. Produksi lendir berlebih pada hidung ini dikenal sebagai postnasal drip.
4. PPOK
Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan sebuah masalah kesehatan yang menyebabkan kerusakan pada saluran napas. Batuk persisten merupakan salah satu gejala dari PPOK. Batuk yang terjadi bisa berupa batuk kering atau batuk berdahak.
Baca Juga: Cekal Corona, LKC Dompet Dhuafa Edukasi Etika Batuk di Kelurahan Angke
5. Masalah pencernaan
Mungkin, masalah pencernaan dan batuk tampak seperti dua masalah kesehatan yang tidak berkaitan.
Akan tetapi, masalah pencernaan sebenarnya bisa menyebabkan batuk yang terjadi secara terus-menerus.
Pada refluks asam atau GERD misalnya, cairan asam dari lambung bisa naik ke kerongkongan. Hal tersebut bisa mengiritasi kerongkongan yang kemudian memicu batuk persisten.

Share this article
Menginformasikan mengenai batuk yang tidak kunjung sembuh bukan melulu Covid namun dapat menjadi tanda gejala penyakit lain.