JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Banyak remaja saat ini melakukan apa saja untuk tampil cantik, salah satunya dengan melakukan perawatan filler wajah.
Padahal, hal tersebut seharusnya tidak perlu dilakukan. Pasalnya, secara anatomis atau tubuh remaja berusia 12 hingga 16 tahun, masih belum stabil.
"Secara anatomis dan fisiologis, secara tubuh remaja masih belum stabil," ujar dokter spesialis kulit di Erha Derma Center Yogyakarta, dr. Dikky Prawiratama, SpKK, M.Sc, belum lama ini.
Dr. Dikky juga menjelaskan, secara psikologis remaja juga masih belum stabil. Sehingga, ia jarang melakukan perawatan film kepada remaja.
"Secara psikologis, mereka (remaja) masih belum stabil. Jadi, saya menolak untuk melakukan perawatan," lanjutnya.
Lebih lanjut dr. Dikky menjelaskan perawatan filler tetap dapat dilakukan, jika pasien sudah stabil secara psikis dan fisiologis.
"Saya selalu bilang, tunggu sampai stabil dulu. Baik secara mental ataupun secara fisiologis," paparnya.
Menurutnya, pasien yang ingin melakukan perawatan filler sebaiknya sudah berusia usia 17 tahun. Karena secara psikis dan struktur tubuh sudah lebih stabil dibandingnya usia dibawahnya.
Sementara itu, untuk efek samping perawatan filler terhadap remaja atau usi dewasa tetap sama, yaitu pembengkakan di area wajah.

Share this article
Banyak remaja saat ini melakukan apa saja untuk tampil cantik, salah satunya dengan melakukan perawatan filler wajah.