Jadi Polemik, Benarkah Gigitan Nyamuk Wolbachia Berbahaya? Berikut Penjelasan Guru Besar Unair

Ketakutan masyarakat akan adanya ancaman penyakit baru dari gigitan nyamuk Wolbachia memang tak bisa terbendung lagi.

Ketakutan masyarakat akan adanya ancaman penyakit baru dari gigitan nyamuk Wolbachia memang tak bisa terbendung lagi.

AYOJAKARTA.COM - Pro kontra penyebaran nyamuk Wolbachia untuk penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga saat ini terus menjadi polemik dan ramai diperbincangkan banyak pihak.

Ketakutan masyarakat akan adanya ancaman penyakit baru dari gigitan nyamuk Wolbachia memang tak bisa terbendung lagi.

Pasalnya produksi dan penyebaran nyamuk Wolbachia oleh Kementerian Kesehatan dinilai justru mengganggu jalannya ekosistem alam dan justru membangkitkan nyamuk culex yang bisa menyebabkan penyakit Japanese Encephalitis atau juga penyakit-penyakit lainnya.

Lantas benarkah gigitan nyamuk Wolbachia kepada manusia bisa menyebabkan penyakit baru dan berbahaya?

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Aryati dr MKes SpPK(K) menjelaskan terkait bagaimana sebenarnya perjalanan panjang nyamuk Wolbachia dan juga seberapa bahayanya bagi manusia.

Menurut Prof Dr Aryati, penelitian nyamuk Wolbachia ini sudah melalui perjalanan yang sangat panjang yakni sejak tahun 2011.

Baca Juga: Kemenkes Siap Produksi 40 Juta Telur Nyamuk Wolbachia, 5 Kota Ini Akan Jadi Lokasinya

Dirinya rupanya pernah tergabung dalam bagian dari Tim Ahli Kajian Risiko Wolbachia Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2016 silam.

Menurut Aryati, analisis soal respon masyarakat yang mungkin akan menimbulkan perdebatan terhadap nyamuk Wolbachia ini sudah terpikirkan sejak dulu.

Dijelaskan oleh Aryati bahwa Wolbachia sendiri merupakan sebuah bakteri yang sudah hidup di dalam serangga seperti kupu-kupu, lalat dan lebah.

Sehingga bisa dipastikan bahwa Wolbachia bukanlah rekayasa genetika seperti yang selama ini banyak dibicarakan.

Baca Juga: Basmi Aedes Aegypti, Pemkot Jakarta Barat Siapkan 4.100 Ember tempat Bibit Nyamuk Wolbachia

Wolbachia sendiri merupakan salah satu teknologi biologis untuk pengendalian nyamuk demam berdarah.

Lebih lanjut, dijelaskan Aryati bahwa uniknya nyamuk Wolbachia ini, mereka memiliki siklus yang berbeda saat proses perkawinan.

Nyamuk Wolbachia jantan yang kawin dengan yang betina maka tidak akan menghasilkan telur yang menetas.

“Nyamuknya jadi mandul ya, tidak bisa menghasilkan keturunan,” papar Prof Aryati seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Unair, Senin, 22 Januari 2024.

Kemudian, nyamuk Wolbachia betina yang telah melakukan kawin dengan nyamuk jantan maka akan menghasilkan telur dengan gen yang sudah ber-Wolbachia.

Beberapa penelitian panjang menghasilkan bahwa nyamuk Wolbachia ini sudah bisa menurunkan kasus demam berdarah hingga 77,1 persen.

Benarkah Bakteri Wolbachia Bisa Berpindah ke Tubuh Manusia dan Berbahaya?

Banyak yang takut akan keberadaan nyamuk Wolbachia terutama jika menggigit manusia.

Hal itu karena mengira bahwa bakteri Wolbachia yang terkandung dalam nyamuk akan berpindah ke tubuh manusia dan menyebabkan penyakit baru.

Lalu benarkah hal tersebut?

Meski nyamuk tersebut mengandung bakteri namun diungkapkan Aryati bahwa bakteri Wolbachia tidak bisa menginfeksi manusia.

“Bakterinya tidak mungkin pindah, karena bakter hanya berada pada tubuh nyamuk saja. Kalau tergigit tidak akan menyebabkan manusia sakit,” ungkap Prof Aryati.

Aryati menegaskan bahwa nyamuk Wolbachia sebenarnya tidak mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti.

Namun dengan adanya nyamuk ini, akan menekan penyebaran virus dengue yang dapat terbawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Baca Juga: 5 Fakta Nyamuk Wolbachia, Tidak Berbahaya dan Bukan Rekayasa Genetik

Dan dikatakan Aryati, dirinya berpesan bagi masyarakat yang saat ini masih takut, sebaiknya tidak perlu khawatir.

Karena gigitan nyamuk Wolbachia tidak berbahaya, begitu juga dengan bakterinya tidak akan berpindah ke tubuh manusia.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kalau terlanjur tergigit tidak apa-apa, karena bakteri nyamuk tidak berpindah ke manusia,” tutupnya.*

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.