AYOJAKARTA.COM - Momen buka puasa merupakan salah satu yang dinantikan ketika sedang menjalankan puasa Ramadan.
Saat menunggu bedug magrib kita biasanya berburu berbagai macam takjil yang biasanya dijual menjelang buka puasa.
Salah satu takjil yang banyak diminati saat buka puasa berupa gorengan yang biasanya digoreng dadakan dan disajikan masih hangat.
Namun memakan gorengan saat berbuka puasa memiliki bahaya bagi tubuh jika terus menerus dilakukan.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman halodoc.com dengan judul artikel "5 Alasan Perlu Membatasi Makan Gorengan Saat Buka Puasa" (27/3/2023), dr.Rizal Fadli menjelaskan beberapa penyebab hal terkait bahaya makan gorengan berlebihan saat berbuka.
1. Lemak dalam Minyak Sulit Dicerna
Kadar lemak yang berada dalam gorengan cenderung sulit dicerna, hal inilah yang kemudian menghalangi proses cerna kandungan gizi lainnya yang kita makan.
Baca Juga: Momen Kocak Ketika Ustaz Abdul Somad Merujak Oknum Pengemplang Pajak, Harus Diingatkan dengan Neraka
2. Lemak Trans dalam Gorengan Meningkatkan Kolesterol Jahat
Proses memasak gorengan kerap kali terlihat menggunakan minyak yang sangat panas dan cenderung berada di dalam suhu yang sangat tinggi.
Proses memasak yang sedemikian rupa itulah yang memungkinkan makanan dapat mengandung lemak trans jahat.
Kandungan lemak trans jahat tersebut yang akhirnya meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh (low density lipoprotein/LDL).
Jika di dalam tubuh memiliki kadar lemak jahat yang tinggi, maka hal itu dapat menyebabkan beberapa penyakit berat yakni penyakit jantung, kanker, dan masih banyak lagi.
Pendapat tersebut berdasarkan dari studi pada 1997 yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition.
Baca Juga: Isu Skandal Rp349 Triliun Makin Panas! 'Nyanyian' Mahfud MD Kini Dijawab Benny K Harman!
3. Meningkatan Resiko Diabetes Tipe 2
Penyakit berbahaya lain yang disebabkan makan gorengan adalah diabetes tipe 2.
Meskipun masyarakat awam berpendapat bahwa diabetes hanya disebabkan oleh makanan manis, kenyataannya tidak seperti itu.
Hal ini didasarkan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2014 oleh para peneliti di Harvard School of Public Health.
Dadi studi teraebut ditemukan fakta bahwa orang yang mengkonsumsi gorengan yang sering secara signifikan dikaitkan dengan risiko pengembangan diabetes tipe 2.
Baca Juga: 5 Tren Hijab 2023 yang Bisa Dipakai di Hari Raya Idul Fitri, Makin Modis Nan Anggun!
Kesimpulan yang dilakukan oleh para peneliti tersebut berdasarkan data yang didapatkan dari lebih dari 100.000 pria dan wanita selama 25 tahun.
Dari data tersebut dikatakan bahwa peserta yang makan gorengan antara empat dan enam kali per minggu, memiliki 39 persen peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2.
Bahkan disebutkan pula orang yang memakan gorengan sebanyak 7 kali seminggu atau lebih dari itu, memiliki resiko mengembangkan penyakit ini sebesar 55 persen.
Data-data tersebut didapatkan dengan catatan membandingkan dengan orang yang memakan gorengan lebih sedikit setiap minggunya.
4. Gorengan Berpotensi Mengandung Akrilamida Penyebab Kanker
Masalah lainnya yang ditimbulkan akibat makan makanan yang dimasak dalam suhu tinggi adalah penyakit kanker.
Proses memasak gorengan tersebut akan menyebabkan munculnya senyawa racun yang disebut akrilamida.
Akrilamida terbentuk karena reaksi kimia antara gula dan asam amino yang disebut asparagin.
Gorengan yang sering kali menggunakan tepung sebagai bahannya seperti contohnya produk kentang mengandung konsentrasi akrilamida yang lebih tinggi, hal ini dapat meingkatkan resiko berbagaimacam penyakit kanker di dalam tubuh.
5. Gorengan Tinggi Kalori dan Bisa Memicu Kegemukan
Masalah lainnya yang ditemukan saat pada orang yang kerap kali memakan gorengan adalah kegemukan.
Hal ini disebabkan oleh makanan yang digoreng mengandung banyak kalori dari pada yang tidak digoreng.
Selain itu kandungan lemak trans yang berada di dalam gorengan membuat risiko peningkatan berat badan menjadi lebih tinggi.
Demikianlah lima alasan yang dapat menjadi dasar mengapa konsumsi girengan saat buka puasa harus dibatasi.***

Share this article
Kebiasaan dalam memakan gorengan saat berbuka puasa memiliki bahaya bagi tubuh jika terus menerus dilakukan. Simak selengkapnya di sini!