TEBET, AYOJAKARTA.COM - De Javu? The Reds, begitu julukan Liverpool FC, kembali akan menjamu the Gunners, sebutan Arsenal, di babak keempat Piala Liga Inggris atau Piala Carabao pada Jumat (2 Oktober) dini hari WIB, yang akan disiarkan oleh Mola TV. Lalu kira-kira bagaimana hasil pertandingan dua klub papan atas Liga Inggris itu?
Jalannya Pertandingan (republika.co.id)
Hasil Liverpool vs Arsenal di babak keempat ajang Carabao Cup, dulu disebut Piala Liga Inggris, harus diselesaikan lewat titik putih penalti. Skor selama waktuu normal berakhir 0-0 alias nihil gol meski beberapa peluang tercipta. Kiper Arsenal Bernd Leno menjadi bintang pada pertandingan tersebut karena mampu menyelamatkan gawang The Gunners dari kemasukan bola.
Kiper Arsenal, Bernd Leno, berjasa besar untuk memaksa skor kacamata terpampang tanpa perubahan selama 90 menit lewat tak kurang dari enam penyelamatan sepanjang laga. Lantas dalam adu penalti, Leno juga sukses menggagalkan tendangan Divock Origi dan Harry Wilson, sebelum Joe Willock selaku algojo terakhir Arsenal memastikan kelanjutan langkah The Gunners.
Pertandingan ini menjadi penampilan perdana Harry Wilson bagi Liverpool musim ini, setelah dua musim terakhir lebih banyak menimba ilmu sebagai pemain pinjaman. Ia diplot mendampingi Diogo Jota dan Takumi Minamino di belakang Mohamed Salah.
Marko Grujic memiliki peluang emas untuk meneruskan umpan Diogo Jota menjadi gol pada menit 12. Sayang, sontekannya yang bebas tanpa pengawalan malah menyamping tipis ke sisi kiri gawang Leno.
Ketidakhadiran Wijdnaldum ataupun Naby Keita di lini tengah sangat terasa. Bola-bola terobosan atau tusukan-tusukan yang biasanya mewarnai penampilan Liverpool saat masuk Final Third lawan sulit tercipta dalam laga ini.
Sebaliknya Arsenal yang dikomandoi Granit Xhaka sulit untuk bisa mengembangkan permainan. Nicolas Pepe dan Bukayo Saka selaku ditempel ketat oleh Neco Williams dan Virgil Van Dijk.
Umpan terobosan yang mampu melewati pemain bertahan Liverpool seperti pada pertandingan pekan kemarin di Liga Inggris, tak hadir. Sulit bagi Arsenal membuka celah pada babak pertama, bahkan tak satupun sepakan mengarah gawang yang mampu dilepaskan.
Liverpool hampir membuka skor jika saja sepakan Minamino menyambut bola tepisan Leno hasil sundulan Jota, tak membentur mistar gawang jelang waktu babak pertama berakhir. Skor kacamata menutup paruh pertama.
Leno lagi-lagi menjadi penyelamat bagi Arsenal saat memasuki menit ke-55. Ia mampu menepis sepakan berbahaya Grujic di luar kotak penalti. Tujuh menit berselang, Leno menepis sepakan keras Jota dan sundulan dari Grujic.
Neco Williams melakukan penyelamatan gemilang saat mengintersep bola Edward Nketiah. Jika saja lolos, Liverpool dalam keadaan berbahaya karena tiga pemain Arsenal sudah bebas tanpa pengawalan.
Tak lama berselang giliran Adrian yang melakukan penyelamatan untuk Liverpool. Bermula dari umpan silang Saka, bola disambut Soares lewat sundulan. Beruntung Adrian mampu menjaga kepercayaan di bawah mistar gawang.
Dalam adu penalti, Liverpool sempat berada dalam posisi unggul ketika penendang ketiga Arsenal Mohamed Elneny mendapati tembakannya dijinakkan Adrian. Namun keunggulan itu raib ketika Origi menduplikasi kegagalan Elneny.
Posisi Arsenal berbalik dalam situasi meyakinkan ketika Leno mementahkan tendangan penalti Wilson yang jadi algojo keenam Liverpool. Adrian hampir melakukan hal serupa atas eksekusi Willock yang arahnya sudah ia tebak, tetapi bola menceplos dari bagian bawah badannya dan Arsenal melangkah ke babak perempat final.
Susunan pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Adrian; Neco Williams, Rhys William, Virgil Van Dijk (Joe Gomez), James Milner; Marko Grujic, Curtis Jones; Harry Wilson, Takumi Minamino, Diogo Jota (Wijdnaldum); Mohamed Salah (Divock Origi).
Pelatih: Jurgen Klopp
Arsenal (4-3-3): Bernd Leno; Cedric Soares, Rob Holding, Gabriel Magalhaes, Dead Kolasinac; Dani Ceballos (Mohamed Elneny), Joseph Willock, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Bukayo Saka (Maitland-Niles), Eddie Nketiah (Alexandre Lacazette).
Pelatih: Mikel Arteta
Pertandingan Liverpool vs Arsenal tersebut merupakan pertemuan ke-14 antarkedua tim di Piala Liga Inggris dan kedua dalam empat hari setelah pertemuan di Liga Inggris, Selasa (29 September). Hasil pertandingan di Premier League dimenangkan oleh The Reds 3-1.
Di Carabao Cup, mengambil nama produk minuman energi Carabao Dang (kerbau air merah) asal Thailand yang diluncurkan pada 2002 oleh Carabao Tawandang Co Ltd, laga Jumat dini hari ini nanti merupakan pertemuaan pengulangan babak yang sama pada 30 Oktober 2019.
Di Piala Liga Inggris ketika itu, Liverpool seperti dilansir bleacherreport.com mengalahkan Arsenal melalui adu penalti untuk mengamankan tempat mereka di perempat final setelah 10 gol dicetak dalam pertandingan yang mendebarkan di Anfield.
Perayaan pecah setelah penjaga gawang Liverpool, yang berusia 20 tahun, Caoimhin Kelleher menyelamatkan penalti Dani Ceballos untuk membuat kemenangan adu penalti 5-4.
Akankah The Gunners mampu membalaskan dendamnya?
The Gunners memulai musim 2020/21 dengan cara yang mengesankan, memenangkan dua pertandingan di Liga Premier dan satu lagi di Piala EFL. Namun, awal musim yang sempurna mereka telah dihentikan oleh Liverpool.
Arsenal yang berkembang di tangan Mikel Arteta akhirnya dihentikan setelah enam pertandingan kemenangan beruntun yang dimulai dari musim lalu. The North Londoners pergi ke pertandingan pada Selasa itu untuk membuat pernyataan, tetapi juara bertahan terbukti terlalu bagus untuk mereka kalahkan.
Liverpool mendominasi permainan dan tim yang lebih baik untuk waktu yang lama dalam permainan. The Reds tampak yakin dalam penguasaan bola dan tidak pernah merasa terancam sepanjang pertandingan.
Dalam sejarah persaingan antara dua klub selama beberapa dekade, keduanya telah memainkan beberapa pertandingan paling epik dalam sejarah sepak bola Inggris dengan implikasi besar-besaran untuk masing-masing pihak.
Final FA Cup 1950, yang bisa dibilang pertandingan yang memulai persaingan kedua tim, salah satunya. Arsenal menghadapi Liverpool di Final Piala FA 1950, dan Joe Mercer menjadi kapten The Gunners untuk kemenangan legendaris atas The Reds.
Ada 100.000 orang yang luar biasa memenuhi Stadion Wembley lama untuk melihat dua gol dari Reg Lewis memenangkan penghargaan untuk Arsenal dalam pertemuan pertama kedua klub ini dengan signifikansi sejarah yang nyata.
Kedua tim bertemu lagi di final Piala FA 21 tahun kemudian, dan sekali lagi tim Arsenal gemilang, muncul sebagai pemenang atas rekan-rekan mereka di Merseyside.
Ini adalah penampilan bersejarah Arsenal pertama dalam penampilan Final Piala FA selama tahun 1970-an dan Double pertama dimenangkan oleh tim sejak Tottenham Hotspur satu dekade sebelumnya.
Dengan permainan tanpa gol setelah 90 menit, Liverpool benar-benar membuka skor pada menit ke-92, tetapi dua gol di akhir Arsenal mencuri trofi untuk memulai dekade sukses yang kuat bagi tim Bertie Mee.
Rekor Pertemuan di Piala Liga Inggris
• 7 Feb 1978 Liverpool v Arsenal2-1
• 14 Feb 1978 Arsenal v Liverpool 0-0
• 01 Des 1981 Arsenal v Liverpool 0-0
• 08 Des 1981 Liverpool v Arsenal 3-0
• 05 Apr 1987 Arsenal v Liverpool 2-1
• 02 Nov 1988 Liverpool v Arsenal 1-1
• 09 Nov 1988 Arsenal v Liverpool 0-0
• 23 Nov 1988 Arsenal v Liverpool 1-2
• 25 Okt 1989 Arsenal v Liverpool 1-0
• 11 Jan 1995 Liverpool v Arsenal 1-0
• 27 Nov 1996 Liverpool v Arsenal 4-2
• 28 Okt 2009 Arsenal v Liverpool 2-1
• 30 Okt 2019 Liverpool v Arsenal 5-5
Sumber: 11v11.com
Namun, Liverpool datang ke babak ini dengan membawa prestasi lebih baik. Di luar hasil pertandingan antarmereka, Liverpool paling sering memenangkan piala dengan delapan kemenangan, termasuk memenangkan empat Piala Liga mereka secara berturut-turut di awal 1980-an. Mereka menyelesaikan dua treble kemenangan trofi, pada 1983-1984 dan 2000-01, memenangkan Piala Liga di kedua tahun ini. Adapun The Gunners baru dua kali yakni 1986-1987 dan 1992-1993.
Dalam Piala Liga Inggris, selain sebagai tim yang meraih kemenangan turnamen terbanyak, Liverpool tercatat sebagai tim dengan penampilan terbanyak (12) di final dan kemenangan turnamen terbanyak (individu): 5. Yakni melalui Ian Rush untuk Liverpool (1981–1984, 1995), penampilan terbanyak: (Individu) (6) melalui Ian Rush untuk Liverpool (1981–1984, 1987, 1995) selain Emile Heskey untuk Leicester City (1997, 1999, 2000), Liverpool (2001, 2003) dan Aston Villa (2010).
Bahkan ‘gelar’ gol terbanyak yang dicetak individu yakni 50 dibuat oleh Geoff Hurst dan Ian Rush. Selain itu, Liverpool juga menjadi salah satu tim yang meraih kemenangan terbesar 10-0 atas Fulham, leg pertama babak kedua, 23 September 1986 .
"Liverpool adalah klub dengan sejarah yang besar, besar, dan semua klub di dunia memiliki sejarah yang besar jika saat ini tidak terlalu sukses. Jika Anda tidak pernah sukses, maka tidak ada yang tahu bagaimana itu, tetapi di Liverpool, semua orang tahu bagaimana itu," ujar Jurgen Klopp di brainyquote.com.
Kini, bagi Manajer Arsenal, Mikel Arteta dirinya dihadapkan pada pekerjaan berat. Selain membenahi kemampuan pemainnya, juga harus membangun motivasi baru setelah kekalahan telak 3-1 awal pekan ini di Anfield. Ini mengutip pada pernyataan terdahulu Arteta.
“Kami harus memaksimalkan kekuatan kami, yang kami miliki banyak, dan pada saat itu saya tidak percaya bahwa kami melakukan itu. Kami memiliki potensi yang sangat besar, kami tidak memiliki batasan, itu tergantung pada kami bukan lawan atau klub lain. Itu tergantung pada statistik kita dan itu adalah sesuatu yang perlu diubah, jadi itulah yang saya dorong sepanjang waktu, untuk melakukan itu. ”
Prediksi Susunan Pemain
Liverpool:
Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Van Dijk, Robertson; Thiago, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane
Arsenal:
Leno; Holding, Gabriel, Tierney; Bellerin, Ceballos, Xhaka, Saka; Willian, Lacazette, Aubameyang (MARTHIN S)

Share this article
LIVE HASIL LIVERPOOL VS ARSENAL: Rekor Pertemuan, Prediksi Susunan Pemain (Piala Liga Inggris, Mola TV)