AYOJAKARTA.COM--Keberadaan International Mobile Equipment Identity atau IMEI sangat penting bagi smartphone.
Pasalnya IMEI memberikan informasi atau mengidentifikasi merek, model, serta apakah smartphone tersebut compatible dengan jaringan atau tidak.
Selain itu yang perlu diketahui, satu smartphone hanya memiliki satu nomor IMEI saja, namun untuk perangkat dengan SIM ganda memiliki dua IMEI.
Di mana keberadaan IMEI tersebut rupanya juga memiliki beragam manfaat seperti misalnya melacak saat ponsel hilang.
Serta jika mengalami kondisi smartphone hilang, IMEI bisa digunakan untuk memblokir ponsel agar tidak disalahgunakan.
Baca Juga: Praktis! Ini Cara Cek IMEI Selain Lewat Web, Jangan Sepelekan Fungsi Pentingnya
Namun faktanya, rupanya banyak sekali pengguna smartphone yang tidak mengetahui jika fungsi IMEI bukan hanya identitas ponsel saja.
Melansir dari laman Republika.co.id yang mengutip GadgetsNow pada Selasa, (28/3/2023), diinformasikan sederet pertanyaan seputar IMEI yang kerap ditanyakan pengguna smartphone, apa saja? Berikut informasinya.
1. Apa yang akan terjadi apabila nomor IMEI diblokir?
Jika hal itu terjadi maka ponsel tidak akan berfungsi lagi di negara tempatnya mendaftar serta nomor IMEI nya sudah masuk daftar hitam.
Kemudian jika sudah diblokir oleh satu operator, maka negara tersebut wajib untuk mengikutinya.
Baca Juga: Waduh! Akun Bisnis Toko Mas Pantes Diretas Hacker, Sampai Menukar Nomor Ponsel Indentitas
2. Apakah bisa mengecek nomor IMEI diblokir atau tidak?
Jawabannya adalah bisa, dengan cara mengeluarkan kartu SIM dan memasukkan dari jaringan lain.
Jika smartphone tidak terkunci maka ponsel tersebut masih bisa melakukan panggilan, kirim pesan, dan akses internet.
Namun jika bingung, bisa hubungi penyedia layanan untuk mengetahui IMEI anda terdaftar atau tidak.
3. Bagaimana cara memblokir nomor IMEI?
Kunjungi situs https://www.ceir.gov.in/Home/index.jsp lalu pilih “Block Stolen atau Lost Mobile” dari menu.
Mungkin perlu juga mengunggah faktur seluler dengan memberi informasi seperti nomor IMEI, merek perangkat, dan juga model.
Setelah itu informasi lain seperti nomor IMEI, merek perangkat, dan model. Lokasi telepon yang hilang, batas negara bagian, distrik, dan kantor polisi, serta nomor pengaduan polisi, harus diinput.
Laporan polisi juga perlu diunggah dan harus mengirimkan informasi seperti pemilik ponsel, alamat, dokumentasi identitas, alamat email, dan nomor ponsel. Terakhir, tekan tombol "submit" saat ini.
Demikian tiga pertanyaan yang paling kerap ditanyakan pengguna smartphone terkait IMEI, semoga bermanfaat.

Share this article
berikut sederet pertanyaan seputar IMEI yang kerap ditanyakan pengguna smartphone, apa saja? Berikut informasinya.