AYOJAKARTA.COM - Pratiwi Noviyanthi diketahui menjadi orang yang pertama kali mencetuskan penggalangan dana untuk Agus Salim.
Namun, nyatanya masalah Agus Salim tersebut belum juga berakhir hingga sampai saat ini, malah bukannya berakhir, persoalan ini memasuki babak baru.
Usai Pratiwi Noviyanthi memutuskan mengalihkan uang donasi Agus kepada korban bencana letusan gunung berapi Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Salim angkat suara.
Agus mengaku tak iklas dengan keputusan tersebut, karena jika uang donasi senilai Rp 1,3 miliar tersebut disalurkan sebagai bantuan untuk korban bencana alam di Lewotobi, NTT, ia tidak mendapatkan apa-apa.
Demi menagih janji Garry Julian, Teh Novi, dan Denny Sumargo soal uang donasi tersebut karena selama ini merasa dipermainkan oleh mereka, Agus melakukan klarifikasi ke media.
"Saya dengar hari ini kalau uang donasi mau didonasikan. Kalau memang secara hukum itu bukan hak Agus, Agus rela, tapi kalau secara hukum itu hak Agus, Agus beneran sumpah nggak ikhlas dunia akhirat," ujarnya dikutip dari YouTube Intens Investasi.
Korban penyiraman air keras tersebut kemudian menuntut Teh Novi dan Denny Sumargo untuk bertanggung jawab dan menepati janji mereka.
Tak hanya itu, mantan klien Alvin Lim tersebut juga mengklaim bahwa mental dan fisiknya hancur karena harus berurusan dengan permasalahan ini.
Ya, seperti diketahui bahwa masalah Agus, Teh Novi, Garry Julian, dan Denny Sumargo terus berlanjut selama berbulan-bulan.
"Kalian hancurkan fisik Agus, mental Agus, sampai sekarang kalian perlama tapi kalian bilangnya kalau Agus yang bikin permasalahan ini diperlama," tuturnya.
"Saya sudah mencabut semua kuasa hukum saya yakni Pak Farhat," lanjutnya.
"Tapi apa yang kalian balas? Kalian tega memperlakukan orang buta kayak Agus. Kalau Teh Novi, Garry Julian, dan Denny Sumargo mempersulit hidup Agus yang berstatus sebagai orang buta ini berarti kalian juga akan dipersulit hidupnya," kata Agus.
Pada dasarnya, uang tersebut memang diperuntukkan untuk Agus yang dibuat oleh Teh Novi.
Namun, karena terlibat perseteruan soal uang donasi, donasi yang dimaksudkan untuk pengobatan Agus Salim yang terkena serangan air keras itu tidak kunjung sampai ke orangnya.
Melainkan diduga bahwa uang tersebut justru dipergunakan untuk kebutuhan lainnya, seperti membantu bencana di NTT.

Share this article
Masalah Agus Salim tersebut belum juga berakhir hingga sampai saat ini, malah bukannya berakhir, persoalan ini memasuki babak baru.