Yakin Arahkan Aep dan Dede Beri Kesaksian Palsu, Kuasa Hukum Saka Tatal Minta Iptu Rudiana Diberhentikan

Iptu Rudiana ayah Eky menjawab tudingan soal tudingan penganiayaan hingga kesaksian palsu Aep dan Dede di kasus Vina Cirebon.
Iptu Rudiana ayah Eky menjawab tudingan soal tudingan penganiayaan hingga kesaksian palsu Aep dan Dede di kasus Vina Cirebon.

AYOJAKARTA.COM – Mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana, Saka Tatal telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait kesaksian palsu Aep dan Dede pada Selasa (13/8/2024) kemarin.

Kuasa Hukum Saka Tatal, Yasin Hasan mengatakan bahwa dalam pemeriksaan disampaikan bahwa keterangan Aep, Dede, dan Liga Akbar delapan tahun lalu merupakan keterangan palsu dan sangat merugikan kliennya.

Bahkan, keterangan palsu tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Dede dan Liga Akbar yang mengaku keterangannya palsu.

“Keterangan Aep, Liga Akbar, dan Dede semua adalah keterangan palsu dan ini sangat merugikan Saka Tatal. Itu adalah keterangan-keterangan palsu dan sudah dikonfirmasi oleh Dede dan Liga Akbar bahwa mengakui keterangannya dia adalah palsu,” kata Yasin dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (14/8/2024).

Kemudian, Yasin juga menyebut Berita Acara Pemeriksaan yang dibuat oleh Iptu Rudiana merupakan BAP abal-abal.

Baca Juga: Apakah Kamu Ada di Hatinya? Ini Dia Tanda-Tanda Kamu Tidak Dicintai oleh Pasanganmu

Dengan diperiksanya Saka Tatal, Yasin menilai pihak kepolisian bisa memanggil Iptu Rudiana untuk diperiksa

Menurutnya, Rudiana harus bertanggung jawab kepada Saka Tatal karena telah membuat peradilan yang sesat.

“BAP-nya ada tetapi BAP itu adalah BAP abal-abal yang dibuat oleh Iptu Rudiana. Maka dengan setelah diperiksanya Saka Tatal, Rudiana wajib untuk diperiksa, diberhentikan tanpa dengan hormat, dan dia harus bertanggung jawab kepada klien kami karena sudah membuat suatu peradilan sesat,” sebutnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta Kapolri, Kadiv Propam, dan Kabid Propam Jawa Barat untuk mengambil tindakan tegas terhadap Iptu Rudiana dan penyidik delapan tahun lalu.

Baca Juga: Kuasa Hukum Saka Tatal Siap Proses Aep Jika Tidak Mengaku Kesaksiannya Diarahkan Iptu Rudiana: Tidak Ada Ampun

Sebab, pihaknya percaya Saka Tatal dan tujuh terpidana lainnya tidak melakukan perbuatan keji yang selama ini dituduhkan.

Oleh karena itu, pihaknya menilai tujuh terpidana tidak perlu bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya.

Kini, pihaknya berharap agar penegak hukum bisa melepaskan tujuh terpidana dari hukuman yang saat ini dijalani.

“Kita meminta kepada seluruh penegak hukum untuk segera melepaskan tujuh terpidana karena Saka Tatal sudah memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya,” tutupnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuasa Hukum
# kesaksian palsu
# Saka Tatal

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.