AYOJAKARTA.COM - Profil Dirut Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih dapat disimak di artikel ini.
Belakangan nama Dirut Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih ramai jadi perbincangan publik.
Ia diduga menjadi pengelola dana Rp 300 triliun untuk persiapan Capres 2024.
Lantas siapakah sebenarnya sosok Antonius Nicholas Stephanus Kosasih?
Simak biografi lengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari PortalYogya.com pada Minggu (28/8/2022) dengan judul Sosok Dirut Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Koleksi Perempuan dan Kelola 30 T untuk Capres.
Baca Juga: Kisah Pilu Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Merinding, Nyaris Terbunuh Berkali-kali
Kabar tersebut pertama kali diungkapkan oleh Kamaruddin Simanjuntak dalam suatu kesempatan diskusi.
Dalam video tersebut, Kamaruddin Simanjuntak tidak langsung menyebutANS Kosasih namun ia mengatakan Dirut BUMN mengelola uang 300 triliun untuk persiapan pesta demokrasi.
Tak hanya itu, Kamaruddin juga membeberkan perusahaan BUMN yang dimaksud.
Berikut ini biodata dan profil Antonius Nicholas Stephanus Kosasih.
Antonius Nicholas Stephanus Kosasih lahir di Jakarta pada 12 Juli 1970 silam.
Ia seorang penganut agama Katolik.
Untuk sampai pada jabatannya sekarang ini lelaki 42 tahun ini menempuh pendidikan strata satu (S1) di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada pada 1992.
Lalu, ia melanjutkan pendidikan magister masih di bidang ekonomi, yakni Manajemen Keuangan dan Investasi di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) pada tahun 2006.
Berikut ini sepak terjang karir Antonius Nicholas Stephanus Kosasih di BUMN
Karir
- Direktur Utama PT TASPEN (Persero) (2020-sekarang)
- Direktur Investasi PT TASPEN (Persero) (2019 - 2020)
- Direktur Keuangan PT WIJAYA KARYA (Persero) (2016 - 2019)
- Komisaris Utama PT WIKA REALITY (2016-2017)
- Direktur Utama PT TRANSPORTASI JAKARTA (TRANSJAKARTA) (2014-2016)
Selama memimpin sejumlah posisi penting di BUMN ia berhasil mengumpulkan miyaran rupiah.
Harta Kekayaan
Selama menjabat di BUMN, ANS Kosasih tercatat tiga kali melaporkan LHKPN.
Pertama saat ia menjabat sebagai Direktur Keuangan Perum Perhutani pada 2010 lalu, tercatat harta kekayaannya sebanyak Rp. 6.933.931.173.
Laporan kedua diserahkan KPK pada 2 Februari 2015 saat ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Transjakarta, tercatat kekayaan ANS Kosasih RP. 15.615.997.484.
Kekayaan lelaki yang disebut-sebut memiliki koleksi perempuan ini berkembang lebih dari dua kali lipat setelah ia menjabat sebagai PT Wijaya Karya.
Laporan ketiga saat ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Wijaya Karya tahun 2019, harta kekayaannya sebesar RP.32.584.452.726.***Dwi Oktalina Lestari (PortalYogya.com)

Share this article
Berikut profil Dirut Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih yang diduga mengelola dana Rp 300 Triliun untuk persiapan capres 2024.