AYOJAKARTA.COM -- Suasana Minggu pagi (6/4), di Alun‑alun Wonosobo disesaki ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan puncak Festival Balon Udara.
Festival Balon Udara tersebut merupakan acara puncak dari Festival Mudik 2025 Wonosobo yang telah digelar sejak 1 April 2025 di beberapa tempat berbeda.
Acara tahunan ini menampilkan hasil kreativitas warga lokal dalam merancang dan menerbangkan balon udara dari kertas payung.
Baca Juga: KLBB BRI Festival 2025: Ramadan Jadi Lebih Seru dengan Festival Musik dan Kuliner
Balon udara tersebut menampilkan beraneka motif, yang sekaligus menjadi magnet wisata budaya bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Sejak pagi, lautan manusia tumpah ruah di sekitar panggung utama dan area peluncuran balon di alun-alun.
Penonton dari sekitar Wonosobo, bahkan luar provinsi rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik untuk menikmati pemandangan puluhan balon yang menghiasi langit Wonosobo.
Berdasarkan pantauan dari Ayojakarta.com, arus pengunjung mulai memuncak pada pukul 06.00 WIB dan hingga sore siang hari.
Baca Juga: Kapan Lagi Buka Bareng? BRI Festival 2025 Hadir dengan Kuliner Lezat & Hiburan Seru!
> Proses Pembuatan Balon: Kreativitas dan Ketelitian
Festival Balon Udara Wonosobo menampilkan balon yang dibuat sepenuhnya oleh komunitas lokal.
Balon udara dirancang dengan motif tradisional seperti Lengger, hingga karakter anime terpopuler.
Proses pembuatan dimulai dari penentuan tema, perancangan desain, hingga produksi kerangka dan pengeleman kertas payung.
Untuk memastikan akurasi dimensi dan keindahan gambar, para pembuat balon memanfaatkan aplikasi desain grafis seperti Photoshop dan CorelDraw.
Akan tetapi ada juga yang masih menggunakan mal tradisional dengan cara digambar manual.
Pembuatan satu balon udara dapat memakan waktu antara satu hingga tiga bulan, tergantung pada kompleksitas desain dan ukuran.
Salah satu komunitas yang ambil bagian, “Fearless Society” asal Dusun Gemawang, Pagerejo, Kertek, mengalokasikan dana hingga Rp3 juta untuk membuat satu balon bertema karakter Yamato dari serial anime One Piece.
“Pembuatan balon udara untuk persiapan Festival Mudik 2025 ini menghabiskan anggaran sekitar Rp2‑Rp3 juta,” terang Bagus, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada 27 Maret lalu.
Baca Juga: Seru! Festival Bedug Tingkat Kota Jakarta Utara Siap Gebrak Ramadan
Dengan anggaran tersebut, Fearless Society berhasil menerbangkan balon setinggi 18 meter dan berdiameter 36 meter.
Hasilnya, desain balon mereka menjadi salah satu yang paling banyak difoto pengunjung, baik untuk koleksi pribadi maupun konten media sosial.
> Rangkaian Festival Balon Udara
Festival Balon Udara Wonosobo telah berlangsung sejak 1 April 2025 dan terbagi dalam 16 lokasi berbeda di wilayah kota dan kecamatan.
Puncak acara di Alun‑alun Wonosobo hari ini menjadi ajang pameran terbaik, di mana ada 47 balon dilepas ke udara secara bergiliran.
Selain balon lokal, pengunjung juga dapat melihat karya peserta dari luar daerah, termasuk tamu kehormatan dari komunitas balon udara dari Brazil.
Baca Juga: Sambut Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa Gelar Festival Semesta Ramadan: Berzakat Kerennya Gak Ada Obat
Acara ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga ikon pariwisata Wonosobo yang semakin menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Puluhan stan UMKM lokal berjejer di tepi alun‑alun, menawarkan kuliner khas seperti sate, tempe kemul, mie Ongklok dan minuman.
> Dukungan Pemerintah dan Manfaat Ekonomi Kreatif
Eniyati, Ahli Muda Bidang Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, menyatakan bahwa festival ini memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal.
“Festival Balon Udara bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai platform promosi budaya dan produk lokal. Kami berharap acara ini dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas,” ujarnya pada 3 April dikutip dari ewonosobo.com.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen mendukung setiap kegiatan yang menonjolkan potensi daerah.
Pemasangan kamera CCTV di beberapa titik strategis memastikan keamanan pengunjung, sementara petugas Satpol PP dan Polres Wonosobo mengatur lalu lintas di sekitar alun‑alun untuk meminimalkan kemacetan.
> Rekomendasi untuk Pengunjung Mendatang
Bagi yang belum berkesempatan hadir tahun ini, festival ini menjadi pengalaman wisata budaya yang sayang dilewatkan.
Rencanakan kunjungan kalian pada Festival Balon Udara Wonosobo tahun depan, dengan memantau jadwal peluncuran balon yang biasanya diumumkan satu bulan sebelum acara.
Dengan puluhan balon beraneka motif hasil karya dan kreativitas warga lokal ini terus berkembang, langit Wonosobo siap memukau pengunjung dari dalam dan luar negeri.***

Share this article
Festival Balon Udara tersebut merupakan acara puncak dari Festival Mudik 2025 Wonosobo yang telah digelar sejak 1 April 2025.