AYO BACA : 15 Pasien Covid-19 Diisolasi di The Green Hotel Bekasi
AYO BACA : Simak! Ungkapan Perasaan Karyawan The Green Hotel Kota Bekasi, Lokasi Isolasi Para OTG
BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Bekasi memutuskan tak memperpanjang kontrak dengan The Green Hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Bekasi.
The Green Hotel digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien tanpa gejala (OTG). Kontrak hotel tersebut dibiayai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kami mendapat info bahwa Hotel Green tidak diperpanjang (kontraknya) maka pasien yang di Hotel Green kami pindahkan ke RS Darurat GOR,” kata Kepala Bidang Layanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Rina Oktavia kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).
Saat ini, kata Rina, jumlah pasien yang diisolasi mandiri di Hotel Green ada 11 pasien. Seluruhnya akan dievakuasi dari hotel ke RSD Stadion Bekasi menggunakan ambulans.
Sementara itu, General Manager The Green Hotel, Asep Hermawan menuturkan, kontrak antara The Green Hotel dan BNPB berakhir pada 30 Oktober 2020.
“Sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota Bekasi akan dilakukan cut off sesuai akhir kontrak dan akan dilaksanakan evaluasi terlebih dahulu untuk pertimbangan opsi perpanjangan,” jelas dia saat dihubungi Republika.co.id.
Selama proses menunggu itu, kata dia, semua pasien check out dan diserahkan ke pihak Dinas Kesehatan Bekasi. Asep menuturkan, untuk sementara hotel tidak menerima tamu untuk isolasi.
Adapun, The Green Hotel yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan mulai kedatangan pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG), Selasa (6/10/2020).
Jumlah kamar yang digunakan ada 90. Sedangkan jumlah kasur yang digunakan pasien isolasi mandiri ada 150 bed. Rinciannya terdiri dari twin bed 200 kasur, double bed 30 kasur dan double bed 30 kasur.
AYO BACA : Tambah 45, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Hampir 4.500 Orang

Share this article
Pemerintah Kota Bekasi memutuskan tak memperpanjang kontrak dengan The Green Hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Bekasi.