BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM – Pandemi Covid-19 mengubah perilaku seseorang dari yang tadinya abai menjadi peduli protokol kesehatan. Namun, tak sedikit juga mereka yang masih meremehkan virus ini, menganggapnya bahkan tidak nyata.
AYO BACA : Bekasi Targetkan 36 Ribu Swab Test Bulan Ini
Berangkat dari fakta itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tak bosan mengingatkan warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan.
AYO BACA : Kasus Covid-19 Aktif di Kota Bekasi Capai 772
Hari Mencuci Tangan Sedunia yang jatuh tepat hari ini menjadi momentum agar setiap dari kita sadar bahwa memerangi Covid-19 dimulai dari diri sendiri.
“Pandemi Covid-19 mengingatkan kita, mencuci tangan adalah salah satu cara paling sederhana untuk mencegah penyebaran virus apapun dan memastikan kesehatan yang lebih baik,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu, Kamis (15/10/2020).
Gerakan mencuci tangan ini direalisasikan Pepen dengan mewajibkan seluruh instansi, pengusaha, hingga tingkat RT dan RW membuat tempat cuci tangan di sekitar lingkungan tempat tinggal maupun tempat kerjanya.
“Saya lihat hampir di setiap toko, kantor, perumahan itu disediakan tempat cuci tangan. Memang harus seperti itu aturannya,” ujarnya.
AYO BACA : Pemkab Bekasi Diminta Segera Terbitkan Perda Soal Sanksi Protokol Kesehatan

Share this article
Pandemi Covid-19 mengubah perilaku seseorang dari yang tadinya abai menjadi peduli protokol kesehatan. Namun, tak sedikit juga mereka yang masih meremehkan virus ini, menganggapnya bahkan tidak nyata.