KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi memberikan data terbaru mengenai sebaran Covid-19 di wilayah ini.
Berdasarkan data website resmi corona.bekasikota.go.id, Jumat (18/9/2020), sebanyak 129 orang terkonfirmasi positif, dimana ada penambahan 65 kasus jika dibandingkan hari kemarin menjadi total 1429 kasus.
AYO BACA : Tekan Angka Corona, Pedestrian SSA Kebun Raya Bogor Ditutup
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi sekaligus Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, penambahan kasus tersebut masih didominasi oleh klaster keluarga.
“Ya, paling banyak memang dari klaster keluarga dan jadi klaster tertinggi di Bekasi,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).
AYO BACA : Tes Swab 4.000 ASN Pemkab Bekasi Dilakukan Bertahap
Peningkatan klaster keluarga, lanjut dia, berdampak pada kecamatan dan kelurahan di seluruh Kota Bekasi. Hal ini disebabkan adanya mobilitas tinggi di antara keluarga yang satu dengan yang lain.
“Klaster keluarga ini kebanyakan karena mengunjungi keluarga satu sama lain. Seolah-olah pada saat tatanan baru menganggap tidak ada lagi virus, padahal virusnya masih ada,” ujarnya.
Sebanyak 129 warga positif Covid-19 tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Bekasi dengan rincian terbanyak di Kecamatan Bekasi Utara berjumlah 24 orang, disusul Bekasi Selatan 17 orang, dan Bekasi Barat 16 orang.
AYO BACA : Bandara Soetta Diklaim Jadi Bandara Paling Aman Covid-19 di Dunia

Share this article
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi sekaligus Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, penambahan kasus tersebut masih didominasi oleh klaster keluarga.