KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan investigasi dan koordinasi terkait peningkatan kasus Covid-19 dari klaster industri di Kabupaten Bekasi dan Karawang.
Ridwan menduga penularan yang terjadi antar pekerja bukan berasal dari dalam wilayah kantor atau pabrik, melainkan dari luar lingkungan pekerjaan.
“Protokol di tempat kerja itu sudah sangat baik dan ketat, lalu kenapa masih terjadi keterpaparan? Mungkin salah satunya pola perilaku sepulang kerja itu yang kurang termonitor,” kata Ridwan dalam konferensi pers di Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (4/9/2020).
Lantaran itulah, dia lantas menyusun langkah cepat untuk menekan penyebaran Covid-19 yang terjadi pada klaster tersebut. Salah satunya dengan mewajibkan pekerja menulis buku harian setiap hari.
AYO BACA : Ridwan Kamil: Klaster Industri di Bekasi Sangat Serius
“Saya sudah menginstruksikan perusahaan untuk menugaskan semua karyawan di pabrik-pabrik wajib mengisi buku harian tiap pagi. Kemana saja sepulang kerja, kemana saja pas sedang libur,” ujarnya.
Lebih lanjut Ridwan mengungkapkan, segala upaya yang coba dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di kawasan industri bakal dimonitor dalam dua minggu ke depan. Termasuk soal penyediaan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Dua minggu ini akan kami monitor perkembangannya. Alat PCR dari kota atau kabupaten lain yang sekiranya penggunaannya tidak optimal, kita akan coba geser ke sini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny menjelaskan, pekerja di Kabupaten Bekasi yang terpapar Covid-19 berjumlah 684 orang berdasarkan data per hari ini.
“Tapi, tidak semua warga Kabupaten Bekasi. Jadi, yang 380 itu warga Kabupaten Bekasi, sisanya 304 warga di luar Kabupaten Bekasi,” kata dia.
AYO BACA : Pemkot Bekasi Perpanjang Adaptasi Hidup Baru Hingga 2 Oktober

Share this article
“Saya sudah menginstruksikan perusahaan untuk menugaskan semua karyawan di pabrik-pabrik wajib mengisi buku harian tiap pagi. Kemana saja sepulang kerja, kemana saja pas sedang libur,” ujarnya.