KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Hasnul Pasaribu, meminta agar Pemkot Bekasi menunda pembukaan bioskop di tengah pandemi corona. Pasalnya, kasus corona di Kota Bekasi belum menunjukkan tanda penurunan.
“Covid-19 belum turun, malah justru semakin belum terkendali,” kata Hasnul kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).
Dia menuturkan, alasan pembukaan bioskop untuk mendapatkan rasa bahagia sangat relatif. Sebab hal itu bergantung pada film yang ditonton.
AYO BACA : Update Corona Jakarta 3 September: Masih Ada 10.032 Kasus Positif Covid-19 Aktif
Sebaliknya, justru ia mengimbau pada pemerintah kota untuk bisa memperketat penerapan protokol kesehatan di ruang-ruang hiburan terbuka, seperti pantai, puncak dan tempat rekreasi terbuka lainnya.
“Rasa bahagia itu relatif, sebab tergantung jenis film yang ditonton. Kalau hanya alasan rasa bahagia, lebih baik rekreasi di pantai, puncak, atau di tempat rekreasi yang suasana alam terbuka,” terang dia.
Lebih lanjut, Hasnul menyampaikan, seketat apapun protokol kesehatan yang diberlakukan untuk menonton bioskop, rasa waswas dan khawatir tertular virus akan tetap menggelayuti penonton.
“Hendaknya pengusaha bioskop bersabar dulu, untuk membuka lahan bisnisnya hingga suasananya benar-benar aman,” jelas dia.
AYO BACA : Wakil Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Positif Corona

Share this article
Sebaliknya, justru ia mengimbau pada pemerintah kota untuk bisa memperketat penerapan protokol kesehatan di ruang-ruang hiburan terbuka, seperti pantai, puncak dan tempat rekreasi terbuka lainnya.