KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak tiga dari empat sekolah yang menjadi percontohan sekolah new normal di Kota Bekasi menunda penyelenggaraan pembelajaran secara tatap muka. Hal itu urung dilakukan lantaran terkendala masalah teknis.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, pelaksanaan sekolah tatap muka terhadap ketiga sekolah itu lantaran masih dalam proses. Namun proses apa yang menjadi kendala sekolah tatap muka, ia tidak menjelaskan secara rinci.
“Bukan ditunda aduh nanti aja deh ya (menjelaskannya). Masih proses aja intinya," kata Inayatullah, saat dihubungi Ayobekasi.net - bagian Ayo Media Network, Senin (20/7/2020).
Inaya menegaskan, tidak ada sekolah lain selain yang menjadi percontohan yang bisa menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka. Sekolah yang menyelenggarakan tatap muka dan sudah berjalan yakni Sekolah Victory Plus (SVP) Kemang Pratama. Sementara, tiga sekolah pecontohan yang masih menunda yakni SMPN 2 Bekasi, SDI Al Azhar Jaka Permai, dan SDN Pekayon Jaya 6.
AYO BACA : 27 Juli, SD Victory Plus Bekasi Buka Sekolah
Kepala Sekolah SMPN 2 Bekasi Samsu tidak memberikan penjelasan rinci mengapa pihaknya belum melakukan KBM tatap muka yang rencananya sudah dimulai pekan lalu.
“Belum (KBM tatap muka). Ini masih proses,” kata dia.
Proses yang dimaksud Samsu terkait dengan kesiapan teknis, juga pelaksanaan dan pendapat orangtua siswa mengenai sistem KBM tatap muka. Besar kemungkinan ada orangtua yang merasa keberatan dengan hal itu.
“Untuk pelaksanaan KBM tatap muka ini kami masih menunggu hasil evaluasi kesiapan dan kebijakan pelaksanaan tatap muka,” ujarnya.
AYO BACA : SMP 2 Bekasi Masih Tunggu Hasil Evaluasi untuk KBM Tatap Muka

Share this article
Inaya menegaskan, tidak ada sekolah lain selain yang menjadi percontohan yang bisa menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka. Sekolah yang menyelenggarakan tatap muka dan sudah berjalan yakni Sekolah Victory Plus (SVP) Kemang Pratama. Sementara, tiga sekolah pecontohan yang masih menunda yakni SMPN 2 Bekasi, SDI Al Azhar Jaka Permai, dan SDN Pekayon Jaya 6.