BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi belum maksimal.
Hal itu diakui sendiri oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Karena itu, ia berpikir agar PSBB di Bekasi diperpanjang sama seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
“Belum maksimal dalam pengetatan di perbatasan wilayah masing-masing, yang dbatasi adalah pergerakan orangnya,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2020).
“Bukan hanya di tempat umum seperti terminal, tetapi pengetatan harus juga diberlakukan di setiap pasar-pasar tradisional,” lanjutnya.
Pepen menilai, aktivitas warga masih tinggi di sejumlah tempat umum seperti pasar dan stasiun. Hal tersebut adalah salah satu yang membuat PSBB Kota Bekasi terasa kurang efektif.
“Seharusnya juga dibuatkan sistem penjualan online atau sistem antar sehingga pembeli tidak terlalu menumpuk, kemudian jam operasional pasar juga harus di tentukan,” ujarnya.

Share this article
Bukan hanya di tempat umum seperti terminal, tetapi pengetatan harus juga diberlakukan di setiap pasar-pasar tradisional.