Uang Ratusan Juta Milik Pria di Bekasi Raip, Diduga Kena Gendam

Suwandi alias Onyon diduga telah melakukan penipuan kepada warga asal Bekasi Sugandi mencapai ratusan juta. (dokumen pribadi)
Suwandi alias Onyon diduga telah melakukan penipuan kepada warga asal Bekasi Sugandi mencapai ratusan juta. (dokumen pribadi)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Nahas dialami Achmad Sugandi (56) warga asal Perum Indah Babelan, Kabupaten Bekasi. Uang ratusan juta miliknya raip diduga tertipu oleh seorang kenalan bernama Suwandi alias Onyon.
 
Tadinya uang itu digunakan untuk membeli barang-barang elektronik kebutuhan bisnis Sugandi. Sayangnya barang tak pernah sampai setelah Sugandi mengirim sejumlah uang kepada Onyon.
 
Anak korban inisial RNP (31) mengatakan, orangtuanya itu diduga digendam atau diguna-guna oleh Onyon. Penipuan itu sudah berjalan hingga tiga bulan. Sugandi yang belum menerima barang malah terus mengirimkan uang kepada Onyon selama waktu itu. 
 
"Orangtua saya bisnis jual beli barang elektronik. Nah saya menduga Onyon hanya mengelabui orang tua saya," kata RNP, Kamis (13/6/2019).
 
Kepada Sugandi, Onyon mengatakan bahwa ia bekerjasama dengan sejumlah orang di perusahaan elektronik sehingga bisa mendatangkan barang-barang yang dipesan Sugandi yang selanjutnya akan dikirim langsung ke kediamannya. 
 
Setidaknya ada empat nama yang dibawa-bawa Onyon. Pertama Purwanto yang sempat mendapat transfer uang sebanyak Rp75 juta dari Sugandi. Namun hingga sebulan menunggu barang tidak pernah sampai ke rumah Sugandi.
 
Bisnis tak berjalan lancar, Sugandi yang mencoba terus berkomunikasi dengan Purwanto malah diminta lagi sejumlah uang. Mirisnya, uang yang diminta itu digunakan untuk kepentingan foya-foya, namun tanpa sadar Sugandi tetap memberikan uangnya. 
 
"Jadi selalu meminta uang, orang tua saya setiap permintaan dia (Onyon dkk) dituruti, uang di transfer melalui M-Bangking, bahkan sampai minta handphone dua unit buat wanita malam," urainya.
 
Sementara peran seorang lainnya inisial Arif dikemas sebagai centeng atau preman. Tujuannya agar orang tua RNP takut.
 
Satu bulan berlalu, Onyon mengabarkan jika usaha Purwanto telah diambil alih oleh keluarga yang tak lain adalah kakaknya.
 
Namun kabar tersebut teralih. Onyon mengabarkan jika akan mengenalkan rekan bisnisnya yang merupakan orang dalam suatu perusahaan elektronik lainnya bernama Edy. 
 
"Rupanya Edy juga menipu. Sudah di dikirim uang Rp35 juta," ungkapnya.
 
Selanjutnya Onyon juga mengalihkan korban kepada Jamal. Kepada korban Onyon mengabarkan jika pria bernama Jamal juga merupakan orang dalam perusahaan tempat Edy bekerja. 
 
"Minta uang juga, dikirim Rp20 juta ke rekening atas nama Suwandi (Onyon). Nah disini mereka terus berbohong dan orang tua saya terpedaya," tutur dia.
 
Sebelum dikenalkan pria bernama Edy dan Jamal. Pelaku Onyon juga sempat menyeret nama instansi Kepolisian Sektor Cikarang Selatan dengan alibi tertangkap razia.
 
"Minta uang cash Rp60 juta. Akhirnya saya sama bapak saya ke Polsek mau tebus mobil itu, nah disanah ada Onyon. Bapak saya kasih uang cash," ujar dia.
 
Ia mengatakan jika uang yang telah masuk seluruhnya sampai Rp300 juta lebih. Ada banyak alasan yang selalu dinyatakan Onyon untuk mempermaikan Sugandi. 
 
"Dia minta uang buat berobat orang tuanya aja dari orang tua saya. Banyak habis sampai sewa sopir dia minta buat bawa barang sudah di kasih dan banyak lainnya," terang RNP.
 
Teranyar sebelum hari lebaran kemarin, Edy menghubungi Sugandi kembali dan meminta uang Rp6 juta. Alasannya jika barang akan dikirim melalui jasa pengiriman barang.
 
"Barangnya datang tapi cuma boks enggak jelas, kayak rongsokan gitu. Satu karung. Didatangkan dari Indramayu. Nah kemarin (11/6/2019) Jamal kirim barang juga isinya bungkus aqua rongsokan, yang kasih langsung Onyon," ujar dia.
 
NRP menduga jika pria bernama Purwanto dan Jamal fiktif. Kini Onyon menipu orangtuanya bersama dengan pria bernama Edy.
 
"Ini yang bertanggung jawab penuh adalah Onyon. Dia semua otaknya, dia menipu dan saya duga pakai ilmu hitam," tandasnya.
 
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengimbau kepada korban untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.
 
"Kami akan terima, silahkan laporkan dulu agar bisa masuk ke tingkat penyelidikan," singkat Erna.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bekasi
# Info Unik
# Rupiah
# kriminal

News Update

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.