AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangunan sekolah tersebut.
Syafrin menegaskan bahwa sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, seluruh siswa harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama.
Sebagai solusi sementara, para siswa kini dialihkan untuk belajar di sekolah lain yang berada di kawasan tersebut agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.
"Harus tetap mendapatkan kesempatan belajar. Kami sangat peduli terhadap pelaksanaan renovasi sekolah ini ke depannya," ujar Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Mengenai penyebab insiden tersebut, Syafrin menjelaskan bahwa faktor utama adalah usia bangunan yang sudah sangat tua, yakni berdiri sejak tahun 1974. Meskipun sempat beberapa kali direnovasi, struktur utama bangunan tersebut tidak pernah mengalami perubahan signifikan sehingga akhirnya roboh karena faktor usia.
Syafrin menuturkan bahwa pembangunan kembali gedung sekolah akan segera dilakukan mengingat tahapan perencanaan sudah tersedia.
Senada dengan Syafrin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I, Santoso, memaparkan rencana jangka panjang berupa penggabungan dua sekolah yang berada dalam satu kompleks tersebut menjadi satu satuan pendidikan.

"Kami berencana membangun gedung baru di lahan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh. Area sekolah yang ada saat ini nantinya akan dialihfungsikan menjadi akses pintu masuk serta lapangan," jelas Santoso.
Meski lokasi belajar berpindah, Santoso memastikan kegiatan ekstrakurikuler tetap berjalan dengan penyesuaian waktu dan tempat.***
Share this article
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu