JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menjadi bank pertama di Indonesia yang memberikan fasilitas kepada produsen dan distributor produk farmasi milik negara, PT Bio Farma (Persero) atas peran sentralnya dalam penanggulangan Covid-19 melalui pengadaan vaksin.
Kemitraan antara Maybank Indonesia, melalui Unit Usaha Syariah-nya, dan PT Bio Farma (Persero) menunjukkan, kolaborasi, kerja sama dan sinergi yang kuat antara Pemerintah dan sektor swasta, terutama dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia dan secara bersamaan mengedepankan produk atau proposisi Syariah.
Fasilitas pembiayaan berbasis Syariah omnibus line facility sebesar 185 juta dolar AS atau setara Rp2,68 triliun disalurkan kepada Bio Farma, melalui beberapa termin. Fasilitas pembiayaan ini mencakup proposisi Syariah, Musharakah Trade Financing serta forward hedging.
AYO BACA : Jumlah RW Zona Merah di DKI Jakarta Melonjak Lagi, Sekarang 46 RW Masuk Zona Rawan
Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia mengatakan, merupakan suatu kehormatan bagi Maybank Indonesia untuk berpartisipasi secara aktif dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Harapan kami, kerja sama ini dapat memberi dampak luas bagi masyarakat dan khususnya kepada Pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, serta iklim investasi di Indonesia,” kata Taswin Zakaria dalam keterangan tertulis yang diterima Ayojakarta, Senin (14/12/2020).
Terkait fasilitas pembiayaan, Ricky Antariksa, Direktur Perbankan Global, Maybank Indonesia menambahkan, selaras dengan pendekatan Sharia First, Maybank Indonesia memberikan solusi pembiayaan ini dengan tujuan untuk memperluas cakupan utilisasi pembiayaan berbasis Syariah di tengah dunia usaha Indonesia.
AYO BACA : Produksi Vaksin Anti Covid-19, Pfizer dan Moderna Diprediksi Untung 32 Miliar Dolar AS 2021
“Selanjutnya, tentang upaya penanggulangan pandemi Covid-19, kami menilai, PT Bio Farma (Persero) memiliki perencanaan pengadaaan yang terstruktur dan memiliki jaringan usaha yang kuat melalui anak usahanya, PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma (Persero) Tbk yang akan menjalankan fungsi distribusi kepada masyarakat,” jelas Ricky.
Dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia, Pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan domestik, dengan mempersiapkan sebanyak 15 juta bulk vaksin untuk tahap pertama.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Mitra Bisnis, PT Bio Farma (Persero), I Gusti Ngurah Suharta Wijaya, menjelaskan, saat ini, PT Bio Farma (Persero) sebagai holding BUMN farmasi, bersama-sama dengan PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma (Persero) Tbk melangsungkan kegiatan usaha yang berfokus pada penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Mengingat akan luas dan besarnya skala penanggulangan pandemi, pihaknya membutuhkan mitra perbankan yang solid dan inovatif dalam memberikan solusi finansial yang tepat.
“Kami berharap kerja sama kemitraan dengan Maybank Indonesia dapat berlangsung secara produktif sejalan dengan visi dan misi Pemerintah untuk memulihkan kembali kondisi masyarakat dari pandemi di seluruh pelosok negeri,” tutur Suharta.
AYO BACA : Pulihkan UMKM di Tengah Pandemi, Jakpreneur Bantu Permodalan hingga Pemasaran
Share this article
Kemitraan antara Maybank Indonesia, melalui Unit Usaha Syariah-nya, dan PT Bio Farma (Persero) menunjukkan, kolaborasi, kerja sama dan sinergi yang kuat antara Pemerintah dan sektor swasta, terutama dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia dan secara bersamaan mengedepankan produk atau proposisi Syariah.