KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba mengatakan, pihaknya mengajukan 43.000 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Program tersebut diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UMKM dengan nilai Rp2,4 juta per pelaku.
AYO BACA : KPBB Sebut Indonesia Perlu Gencarkan Transportasi Rendah Karbon
"Sampai saat ini data UMKM yang sudah dikirim ke Kementerian Koperasi dan UMKM sudah 43.000 UMKM dan yang realisasi sudah 17 ribu," kata Samson, Jumat (6/11/2020).
AYO BACA : Kunjungi Pabrik Mobil Listrik di Bekasi, Luhut Berharap Indonesia Jadi Sentra Pasar EV
Samson menuturkan, BPUM ini akan dibagikan hingga Desember, sementara Diskop UMKM akan melakukan penutupan pendaftaran pada Jumat (6/11/2020). Mengingat pihaknya perlu menginput data sekaligus mengejar batas waktu pengiriman data yang diberikan kementerian.
"Syarat pengajuan hanya bawa KTP dan mengisi formulir di kantor Diskop UMKM mulai pukul 08.00 WIB - 15.30 WIB," katanya.
Ia menambahkan, selama pandemi pihaknya tetap melakukan kegiatan rutin sesuai tupoksi Diskop UMKM, mulai dari memberikan pendampingan, membangun etos semangat serta pelatihan mulai dari pelatihan marketplace, digitalisasi, pemasaran, coaching manajemen keuangan, dan lainnya.
"Kami juga bekerjasama dengan pihak ketiga dan perbankan dalam peningkatan UMKM naik kelas melalui kredit super mikro," katanya.
AYO BACA : Lantik 6 Kepala Dinas, Ade Yasin Minta Kinerjanya Harus Ekstra Gercep!

Share this article
Samson menuturkan, BPUM ini akan dibagikan hingga Desember, sementara Diskop UMKM akan melakukan penutupan pendaftaran pada Jumat (6/11/2020). Mengingat pihaknya perlu menginput data sekaligus mengejar batas waktu pengiriman data yang diberikan kementerian.