PURWAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kerajinan gerabah keramik di daerah Purwakarta mulai menggeliat, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir.
Kepala UPTD Pengembangan Sentra Industri Keramik Plered, Kabupaten Purwakarta Mumun Maemunah mengatakan, sektor usaha gerabah keramik mulai mengalami peningkatan di tengah masa pandemi Covid-19.
AYO BACA : 13.336 Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 di Jakarta, Hanya 8.617 yang Dapat Bantuan
Bahkan, ia menyebut hampir 100% para perajin yang sebelumnya berhenti sementara, kini mereka produksi kembali untuk memenuhi pesanan yang cukup tinggi.
"Udah normal malah ada peningkatan untuk penjualan lokal, kalau ekspor masih belum stabil," kata dia, Senin (28/9/2020).
AYO BACA : Pandemi Corona, UMKM Kerajinan Sunda di Bandung 'Menjerit'
Ia menjelaskan, dalam satu minggu pengiriman barang kisaran 250 sampai 350 pis. Produk paling banyak dipesen untuk saat ini adalah pot.
"Yah memang bagaimana permintaan pasar, sekarang sedang ramai pemesanan pot," kata Mumun.
Sementara, daerah pengiriman gerabah keramik sebagian besar di wilayah Jawa Barat, di antaranya Bogor dan Cirebon.
"Pengiriman hampir ke daerah di Jawa Barat, termasuk juga dalam kota," ucap dia. (Dede Nurhasanudin)
AYO BACA : Dampak Pandemi, Bisnis Topi di Kabupaten Bandung Kian Lesu

Share this article
Kepala UPTD Pengembangan Sentra Industri Keramik Plered, Kabupaten Purwakarta Mumun Maemunah mengatakan, sektor usaha gerabah keramik mulai mengalami peningkatan di tengah masa pandemi Covid-19.