Curhatan Petani Ciwidey, Pusing Pesanan Seret Gara-gara Corona

Petani di Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, merasakan dampak dari pandemi Covid-19. (Ayobandung/Eneng Reni)

Petani di Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, merasakan dampak dari pandemi Covid-19. (Ayobandung/Eneng Reni)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Sejak pagi buta, aktivitas masyarakat di Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung tak terlihat berbeda dari biasanya. Mayoritas masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil tani sayuran itu telah sibuk untuk memanen hasil ladang.

Dengan camping atau topi, sepatu bot, dan sarung tangan, mereka cekatan memanen sayuran untuk segera dipasarkan. Memasuki waktu siang, hasil panen biasanya mereka kumpulkan untuk dijual ke pedagang lokal atau ke pasar hingga didistribusikan ke sejumlah daerah.

Namun sejak pandemi virus Corona menghantam Indonesia pada awal Maret lalu, roda perekonomian para pertanian hortikultura di kecamatan Ciwidey sedikit tersendat. Kementerian Pertanian mengklaim kepastian stok bahan baku pokok pangan aman hingga Agustus 2020. Sayangnya, dari semua kampanye itu tidak ada informasi dampak wabah covid-19 terhadap nasib perekonomian para petani.

Realitasnya, para petani hortikultura menjerit karena hasil panen yang melimpah tidak dibarengin dengan besarnya permintaan pasar saat masa pandemi. Kendala para petani ini terletak pada distribusi hasil panen yang terhambat sejak pembatasan sosial skala besar (PSBB). Hal ini menjadi salah satu pemicu yang mengancam keberlangsungan usaha pertanian.

Petani sayuran Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Ayi (55) mengatakan penurunan omzet terjadi sejak diberlakukannya pembatasan pasar akibat penyebaran covid-19. Imbasnya sejumlah konsumennya membatasi pemesanan hingga lebih dari setengahnya.

"Turun semua sayuran semua, lemah lah. turunnya setengahnya, ada 60%-an Turunnya drastis," kata Ayi saat berbincang dengan Ayobandung.com.

Ayi yang biasanya memasok sayuran ke sejumlah pasar induk di Jawa Barat hingga Sumatera itu juga kian meringis lantaran keterbatasan distribusi hasil panennya. Bagaimana tidak? Dirinya kini hanya bisa menyuplai ke satu pasar lantaran adanya penurunan permintaan.

"Biasanya bapak kirim ke Sukabumi, Cipanas, Lampung, Caringin, sekarang cuman Banjaran aja. Makanya turun banget karena cuma satu pasar," katanya.

Biaya Tak Sebanding

Untuk upah pekerja dalam sehari, Ayi biasanya mengeluarkan ongkos Rp150.000 - Rp120.000 per orang.  Namun setelah pandemi, upah para pekerja pun ikut terkikis. Ayi mengaku, biaya operasional yang tidak sebanding dengan harga jual, hingga penurunan omzet membuat upah para buruh taninya ikut menyusut.

"Karena pemasaran juga lagi menurun omzetnya, upah gaji juga menurun. Biasanya per orang bisa Rp150.000 atau Rp120.000 per hari, sekarang jadi di bawah, Rp100.000 sampai Rp70.000. Sekarang rata-rata cuman dapat Rp80.000" katanya.

Ayi berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir agar roda perekonomian, khususnya di sektor pertanian bisa kembali stabil. "Pengin mah stabil lagi tapi gimana lagi kondisinya kayak gini, yaudah saya jalani aja tiap hari," katanya.

Hal senada disampaikan Agus, tengkulak sayur Desa Lebak Muncang yang biasa memasok sayurannya ke sejumlah pasar mengalami kondisi serupa. Dia mengaku pasokan ke sejumlah pasar terhenti saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat dihentikan langganannya.

"Untuk saya sendiri sebenernya ganggu juga. Apalagi dari segi sayuran sekarang jadi kurang yang membelinya. Kalau sebelum Covid banyak pesanan, tapi setelah ada Covid jadi dikit," kata Agus.

Selain itu, Agus juga mengatakan, jadwal operasional pasar yang biasanya 24 jam, kini dibatasi hanya setengah hari. Terlebih, distribusi barang yang terhambat hingga kini belum pulih sepenuhnya meski kebijakan PSBB telah dicabut di sejumlah wilayah.

"Perbandingannya hampir 50% itu penurunannya. Untuk saya mah lebih baik normal lagi karena kalau kondisi gini mah banyak kerugiannya buat para petani," katanya.

Deden (33), buruh tani sayur di Desa Wisata Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, juga mengakui saat pandemi Covid-19 produksi sayuran dari tingkat petani sangat melimpah namun menjualnya sangat sulit, harga pun jatuh. Akibatnya banyak petani yang sedikit merugi karena harga ditingkat petani ikut merosot.

"Kalau saya mah yang bagian ke pasarnya juga, jadi tahunya karena ngaruh banget, sekarang penurunannya juga parah. Langganan biasanya minta banyak, sekarang jadi ngurangin," katanya.

Deden juga mengatakan, petani masih tidak bisa leluasa mendistribusikan barang ke pasar, karena keterbatasan jam operasional pasar. Padahal jika tidak segera dijual, sayuran cepat membusuk.

"Kondisi saat ini sedang sulit, dibatasi, kios di pasar hanya buka setengah hari akibat corona. Karena tak bisa dijual, otomatis sayuran lebih lama tersimpan di gudang karena gak ada yang pesan," ujarnya. (Eneng Reni)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.