JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Mengutip Reuters Selasa (21/4/2020), harga minyak dunia mencapai rekor terburuk sepanjang masa.
Harga minyak mentah di Amerika Serikat untuk pertama kalinya berada di teritori negatif pada Senin (20/4/2020).
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 terjun 55,9 dolar AS, menjadi -37,63 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Menurut Dow Jones Market Data, harga tersebut baru pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah. Harga itu terpantau dalam kontrak minyak WTI untuk pengiriman Mei 2020 dan berakhir Selasa (21/4/2020).
Harga minyak WTI untuk pengiriman Juni 2020 turun 18 sen menjadi 20,43 dolar AS per barel. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 merosot 2,51 dolar AS menjadi 25,57 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
AYO BACA : Satu Pasien Positif Corona di Indramayu Boleh Pulang
Harga minyak tak terlepas dari pengaruh pelemahan permintaan sebagai dampak ekonomi penyebaran virus Corona (COVID-19). Permintaan minyak global diperkirakan turun 9,3 juta barel per hari pada 2020.
"Penyimpanan terlalu penuh bagi spekulan untuk membeli kontrak ini, dan aktivitas penyulingan berada di tingkat yang rendah karena kita belum menghapus perintah tetap di rumah di sebagian besar negara itu," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.
"Tidak banyak harapan bahwa segalanya akan berubah dalam 24 jam." tambahnya.
AYO BACA : Menelusuri Alam Musik

Share this article
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 terjun 55,9 dolar AS, menjadi -37,63 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.