AYO BACA : Salah Mengelola Informasi Serta Merta Data COVID-19, Pejabat Publik Dapat Diproses Pidana Dan Digugat PerdataAYO BACA : Bimbingan Manasik Haji Lewat Virtual di Serang
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Permintaan pasar global terhadap minyak dunia masih belum menunjukkan peningkatan. Akibatnya, harga minyak dunia kian tergerus, terjun bebas, dan belum menemukan kapan akan membaik. Pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan akan usai memperparah kondisi tersebut.
Mengutip Reuters Kamis (16/4/2020), saat ini harga minyak dunia sudah berada di bawah 20 dolar AS per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 24 sen menjadi 19,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 merosot 1,91 dolar AS menjadi 27,69 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Dalam laporan yang dirilis International Energy Agency (IEA), disebutkan bahwa permintaan minyak global akan turun 9,3 juta barel per hari year-on-year pada 2020. Penurunan tersebut merupakan yang terparah sepanjang sejarah.
Permintaan global untuk bulan April diperkirakan lebih rendah 29 juta barel per hari dari setahun lalu, mencapai level yang terakhir terjadi pada 1995 lalu.
AYO BACA : Perawat Hamil Meninggal karena Corona, Bayinya Lahir Selamat
Share this article
Mengutip Reuters Kamis (16/4/2020), saat ini harga minyak dunia sudah berada di bawah 20 dolar AS per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 24 sen menjadi 19,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.