AYO BACA : Tio Pakusadewo Ditangkap Lagi Karena NarkobaAYO BACA : IHSG Zona Hijau, 144 Saham Menguat
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kesepakatan pemotongan produksi hinnga 9,7 juta barel per hari pada Mei dan Juni oleh Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), tidak membuat harga minyak dunia berangsur membaik. Meski menemukan variasi harga, namun penurunan harga masih berlangsung.
Mengutip Reuters, Selasa (14/4/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 35 sen pada menjadi 22,41 dolar AS per barel, turun 1,5% di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 naik 26 sen menjadi 31,74 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Dari Juli sampai akhir 2020, OPEC+ akan memangkas produksi sebesar 7,7 juta barel per hari. Setelah itu, OPEC+ akan memangkas produksi sebesar 5,8 juta barel per hari sampai akhir April 2020.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam akun Twitter-nya menyatakan kesepakatan OPEC+ merupakan kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak dan akan menyelamatkan ratusan ribu karyawan industri energi Amerika Serikat dari pemecatan.
AYO BACA : Turun, Harga Emas Rp948 Ribu
Share this article
Mengutip Reuters, Selasa (14/4/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 35 sen pada menjadi 22,41 dolar AS per barel, turun 1,5% di New York Mercantile Exchange.