JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, sebanyak 12 BUMN akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham.
"Tadi sudah koordinasi untuk buyback saham, ada 12 BUMN yang akan buyback, nilainya Rp7 triliun sampai Rp8 triliun," ujar Arya Sinulingga di Jakarta, seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (11/3/2020).
AYO BACA : 12 BUMN Buyback Saham, IHSG Diprediksi Kembali Menguat
Arya mengatakan, bahwa rencana pembelian kembali saham tersebut terdiri dari sektor perbankan yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Kemudian sektor konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
AYO BACA : Aqalin Tawarkan Fitur Kreatif untuk Mudahkan Aktivitas Masyarakat
Lalu sektor pertambangan yakni PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT Timah (Persero) Tbk. "Periodenya sudah mulai diserahkan kepada masing-masing perusahaan, strateginya," katanya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan pembelian kembali saham tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai upaya memberikan stimulus perekonomian dan mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
OJK mencermati kondisi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal 2020 sampai dengan Senin (9/3/2020), yang terus mengalami tekanan signifikan yang diindikasikan dari penurunan IHSG sebesar 18,46%.
Menurut OJK, hal tersebut terjadi seiring dengan pelambatan dan tekanan perekonomian baik global, regional, maupun nasional, sebagai akibat dari wabah Covid-19 dan melemahnya harga minyak dunia.
AYO BACA : Wow! Hyundai Creta 2020 Kuat Tahan Beban Dua Ekor Gajah Afrika

Share this article
Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, sebanyak 12 BUMN akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham.