JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Pameran Crafina kembali diselenggarakan untuk yang ke-12 kalinya.
Crafina 2019 memamerkan produk-produk kerajinan unggulan yang dihasilkan perajin dari seluruh Indonesia.
Pameran yang diinisiasi Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) bersama Mediatama Binakreasi ini akan memanjakan stakeholder industri kerajinan dengan produk-produk unggulan sebagai trendsetter kerajinan Nusantara.
Dengan mengangkat tema From Natural Resources to Creative Product for Lifestyle, pameran menampilkan berbagai produk kerajinan terbaik. Diantaranya produk fesyen unggulan serta kerajinan tangan lain seperti batik, tenun, aksesoris, perhiasan hingga perlengkapan dekorasi ruangan.
Crafina 2019 diadakan selama 16-20 Oktober 2019 dan diikuti 357 perusahaan kerajinan Indonesia. Pameran kali ini menargetkan nilai transaksi hingga Rp 20 miliar.
''Untuk tahun ini kami menargetkan nilai transaksi hingga Rp 20 miliar dengan jumlah pengunjung diharapkan mencapai 40 ribu orang selama lima hari,'' ujar Ketua Asephi Muchsin Ridjan saat pembukaan Crafina 2019 di Plenary Hall, JCC, Rabu (16/10/2019).
Sementara itu, Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawanigsih menyatakan bahwa nilai ekspor kerajinan di semester satu 2019 telah mencapi USD 593 juta.
''Sejak Januari hingga Agustus 2019 ekspor kerajinan mencapai USD 593 juta. Ini meningkat walau sedikit dibandingkan 2018 lalu,'' bebernya.
Penyelenggaraan Crafina tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai acara menarik seperti workshop membatik bersama KitaBatik, pertunjukan kesenian persembahan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, kesenian Reog Ponorogo serta lantunan lagu-lagu Nusantara yang dibawakan secara acapella oleh Pentaboyz.

Share this article
Pameran Crafina kembali diselenggarakan untuk ke-12 kalinya.