AYOJAKARTA.COM -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menunjukkan kepedulian sosial yang mendalam kepada masyarakat prasejahtera di wilayah DKI Jakarta.
Melalui unit operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, perusahaan energi nasional ini memperkuat pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Langkah konkret tersebut mewujud melalui dua inisiatif unggulan, yaitu Program Seragam Sekolah untuk Semua (SESAMA) dan Pasar Murah Sembako (PUSAKO).
Kedua program ini menyasar pemenuhan kebutuhan dasar yang paling krusial bagi keluarga berpenghasilan rendah, yakni akses perlengkapan pendidikan anak dan ketersediaan bahan pangan murah.
Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional JBB membagi rangkaian aksi sosial ini ke dalam dua hari pelaksanaan di lokasi yang berbeda.
Titik pertama bertempat di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kebon Pala, Jakarta, yang berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026. Sementara itu, titik kedua berlokasi di RPTRA Rawa Jaya yang terjadwal pada Selasa, 7 Juli 2026.
Secara akumulatif, korporasi menggelontorkan 250 Paket SESAMA dan 250 Paket PUSAKO yang menyasar total 500 warga penerima manfaat. Untuk menjaga pemerataan bantuan berdasarkan tingkat kepadatan penduduk prasejahtera setempat, tim lapangan membagi porsi penyaluran secara spesifik.
RPTRA Kebon Pala menerima alokasi masing-masing 50 paket untuk SESAMA dan PUSAKO, sedangkan RPTRA Rawa Jaya mendapatkan kuota yang jauh lebih besar, yakni masing-masing 200 paket untuk kedua program tersebut.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen agar bantuan yang mereka serahkan memiliki kualitas prima dan memberikan manfaat instan jangka panjang. Oleh karena itu, Paket SESAMA dirancang sangat lengkap untuk menunjang kebutuhan belajar anak di sekolah.
Di dalam satu paket pendidikan tersebut, anak-anak menerima satu set seragam merah putih (SD), satu set seragam pramuka, satu set alat tulis, dua pasang kaus kaki, satu tas ransel baru, satu botol minum (tumbler), hingga satu pasang sepatu sekolah yang kokoh.
Di sisi lain, Paket PUSAKO hadir sebagai solusi pangan murah yang berisi bahan pokok berkualitas tinggi, meliputi beras seberat 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng kemasan 2 liter, biskuit 400 gram, serta kopi bubuk 165 gram.
Secara kalkulasi ekonomi, satu paket sembako tersebut memiliki nilai pasar riil sebesar Rp210.000.
Namun, melalui skema subsidi anggaran TJSL Pertamina yang mencapai 85%, warga prasejahtera cukup menebus paket tersebut dengan harga sangat murah, yakni Rp30.000 saja.
Bantuan yang digulirkan oleh Pertamina Patra Niaga Regional JBB ini langsung menuai apresiasi dan respons haru dari para ibu rumah tangga di lokasi RPTRA.
Salah satu warga yang mengantre untuk menebus paket pangan murah, Nursadia, menyampaikan bahwa program kepedulian sosial ini menjadi bukti nyata kehadiran badan usaha milik negara dalam mendampingi rakyat kecil yang tengah berjuang menghadapi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga barang.
"Kami merasa sangat bersyukur atas pemberian bantuan bahan pokok dari pihak Pertamina. Program pasar murah ini benar-benar menolong dapur kami, khususnya di tengah situasi saat ini di mana harga-harga kebutuhan pangan di pasar terus merangkak naik. Kehadiran bantuan ini secara langsung memangkas biaya pengeluaran bulanan keluarga kami," tutur Nursadia.
"Kami menaruh harapan besar agar Pertamina konsisten menggulirkan program mulia ini ke depan, serta memperbanyak program sosial sejenis yang membawa dampak positif langsung bagi masyarakat luas," tambahnya.
Sebagai perpanjangan tangan korporasi di lini terdepan, Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma memastikan bahwa operasional bisnis pengisian bahan bakar pesawat yang mereka jalankan harus berjalan selaras dengan peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar.
"Penyelenggaraan Program Penyaluran Paket Seragam Sekolah untuk Semua dan Pasar Murah Sembako ini merupakan implementasi nyata dari komitmen berkelanjutan Pertamina untuk membagikan manfaat konkret kepada masyarakat melalui pilar TJSL. Kami memegang teguh prinsip bahwa pencapaian kesuksesan bisnis korporasi akan bernilai jauh lebih agung ketika kami mampu memberikan kontribusi positif bagi kelestarian dan kesejahteraan lingkungan sekitar," papar Irine.
"Melalui payung TJSL, Pertamina akan terus melahirkan berbagai inovasi sosial yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan warga serta mampu menciptakan efek positif yang berkesinambungan," imbuhnya.
Sikap optimistis senada juga meluncur dari Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra.
Di tempat terpisah, Arya menggarisbawahi bahwa Program SESAMA dan PUSAKO merupakan manifestasi dari rancangan besar perusahaan dalam mendorong kemandirian dan ketahanan sosial ekonomi masyarakat urban.
"Melalui payung inisiatif Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Pertamina terus berfokus mendesain dan mengeksekusi program-program kerja yang memberikan efek nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat luas. Lewat penyerahan paket perlengkapan sekolah serta penyediaan pasar murah bagi kelompok prasejahtera ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mengawal setiap langkah pembangunan di tingkat daerah hingga nasional demi mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," urai Arya.
Melalui langkah taktis ini, Pertamina Patra Niaga Regional JBB tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan karitatif, melainkan turut berkontribusi aktif dalam menyukseskan pemenuhan indikator pembangunan global berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin 2 tanpa kelaparan dan poin 4 pendidikan berkualitas.
Share this article
Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan program SESAMA dan PUSAKO di RPTRA Jakarta. Berikan subsidi sembako murah dan seragam sekolah gratis!