AYOJAKARTA.COM – Memasuki hari kedelapan, kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum juga tuntas sepenuhnya.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, hingga hari ketujuh, proses pemadaman baru mencapai progres sekitar 45 persen dari total lahan yang terbakar.
Kondisi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih menyelimuti area seluas 14 hektare.
Meskipun titik api besar mulai berkurang, tantangan berat masih dihadapi petugas karena api masih membara di dalam tumpukan sampah.

"Situasi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih terlihat di antara lahan-lahan yang menghitam... Beberapa titik api kecil nampak di antara tumpukan sampah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Berbagai upaya dilakukan untuk memadamkan api, sebanyak 300 personel gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga Manggala Agni diterjunkan.
Guna memudahkan koordinasi, area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yakni utara, tengah, dan selatan.
Berbagai alat berat dan teknologi canggih pun dikerahkan untuk menjinakkan api, di antaranya:
- 19 unit mobil pemadam kebakaran dan 4 unit mobil tangki air
- 8 unit ekskavator dan 8 unit bulldozer untuk mengurai tumpukan sampah.
- 3 unit helikopter water bombing yang bolak-balik mengguyur titik api.
- 2 unit drone monitoring untuk memantau situasi dari udara.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menjelaskan bahwa karakter kebakaran di TPA ini mirip dengan lahan gambut.
Api tidak hanya berada di permukaan, melainkan membara jauh di bawah tumpukan sampah.
Oleh karena itu, petugas menerapkan sistem injeksi menggunakan mesin untuk memasukkan air langsung ke dalam tumpukan sampah agar api segera padam.
Guna mengejar target pemadaman, operasi satgas darat kini diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.***
Share this article
Memasuki hari kedelapan, kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum juga tuntas sepenuhnya.