AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta di kawasan Jakarta Timur, Selasa (7/7).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya melalui pengentasan kemiskinan dan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Pramono menilai visi yang diusung Muslimat NU sejalan dengan arah pembangunan Pemprov DKI Jakarta.
"Karena memang problem utama di Jakarta ini yang selalu berulang kali saya sampaikan adalah masyarakat yang tidak mampu atau keluarga yang kurang beruntung inilah yang harus dientaskan," ujar Pramono.

Oleh sebab itu, berbagai program sosial dan pendidikan terus diperkuat agar mampu memutus rantai kemiskinan.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas berbagai program pendidikan, mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah bagi warga yang terkendala mengambil dokumen pendidikannya akibat tunggakan biaya.
"Terus terang dari pemutihan ijazah yang dilakukan paling banyak itu madrasah, Tsanawiyah, atau apa punlah, tapi paling banyak madrasah. Sekarang ini sudah hampir 2.600 ijazah yang diputihkan," katanya.
Muslimat NU, menurut Pramono, sangat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kader-kader Muslimat NU yang terlibat dalam kegiatan PKK, Dasawisma, maupun Juru Pemantau Jentik (Jumantik) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi DKI Jakarta Hisbiyah Rochim menyampaikan kesiapan Muslimat NU dalam mendukung program Pemprov DKI Jakarta.
Mulai dari sektor pendidikan, sosial, kesehatan, dakwah, dan juga ekonomi.
"Untuk itu kami menyambut baik programnya Pak Pramono ini bahwa Jakarta akan dijadikan kota global. Siap Muslimat bantu, karena kita mempunyai program kita ikut di dalam memajukan SDM," ungkap Hisbiyah.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai visi yang diusung Muslimat NU sejalan dengan arah pembangunan Pemprov DKI Jakarta.