AYOJAKARTA.COM -- Alih fungsi lahan pertanian semakin masif di era sekarang, mengakibatkan berkurangnya luas lahan pertanian.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, permintaan akan kebutuhan pangan, khususnya sayuran, semakin meningkat.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Indformatips pada Senin, 8 Juli 2024, berikut lima ide bisnis tanaman yang cepat menghasilkan uang.
Tak hanya itu, referensi bisnis tanaman ini memiliki masa panen singkat, dapat dipanen berkali-kali, perawatan mudah, dan memiliki prospek yang menjanjikan.
1. Usaha tani timun
Timun merupakan tanaman sayuran merambat yang menghasilkan buah dengan nilai ekonomi cukup tinggi di Indonesia.
Timun sering dijadikan lalapan, bahan minuman, sayuran, dan bahan baku asinan dalam menu masakan.
Tanaman timun mudah dibudidayakan dan memiliki masa tanam yang cepat. Hanya dalam 35 hari setelah tanam, timun sudah mulai berbunga dan menghasilkan buah.
Setelah 40 hari, tanaman timun sudah mulai bisa dipanen. Pemanenan biasanya dilakukan setiap hari selama satu hingga satu setengah bulan.
Dengan sekali tanam, potensi panen dapat dilakukan selama 30 hingga 45 kali petik, tergantung perawatan.
Berdasarkan pengalaman seorang petani, produksi timun per musim tanam mencapai 52,5 ton per hektar.
Jika harga timun di pasaran sebesar Rp2.000 per kg, maka potensi pendapatan dari usaha ini mencapai 105 juta Rupiah per hektar per musim tanam.
2. Usaha tani gambas (oyong)
Gambas, atau oyong, adalah tanaman sayuran buah yang merambat dengan buah panjang berwarna hijau dan kulit agak kasar. Buahnya biasanya dipanen saat masih muda untuk dijadikan sayur.
Tanaman gambas mulai bisa dipanen sekitar 40 hari setelah ditanam. Setelah itu, tanaman ini dapat terus dipanen hingga usia 70 hari, dengan frekuensi panen setiap 4 hari sekali, sehingga dapat menghasilkan hingga 30 kali petikan dalam satu masa tanam.
3. Usaha tani kacang panjang
Kacang panjang adalah salah satu tanaman kacang-kacangan sumber vitamin dan mineral.
Kandungan tersebut berfungsi sebagai pengatur metabolisme, meningkatkan kecerdasan, dan ketahanan tubuh serta memperlancar proses pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.
Tanaman kacang panjang mulai berbunga dalam waktu 30 hari dan rata-rata setelah 45 hari sudah mulai bisa dipanen.
Untuk satu kali masa tanam, kacang panjang dapat dipanen selama 15 hingga 20 kali petik dengan interval panen setiap 2 atau 3 hari sekali.
Baca Juga: 4 Ide Bisnis Sampingan yang Cocok untuk Pekerja Sibuk: Jualan Online hingga Dropshipper
4. Usaha tani buncis
Buncis termasuk jenis tanaman kacang-kacangan yang masuk dalam kategori tanaman sayuran buah.
Berdasarkan pola pertumbuhannya, tanaman buncis dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe merambat dan tipe tegak.
Tanaman buncis mulai berbunga pada usia 40 hari setelah tanam dan masa panen dapat dilakukan setelah umur 45 hari setelah tanam.
Pemanenan dapat dilakukan selama 30 hari dengan interval panen setiap 3 hari sekali.
Baca Juga: 7 Ide Kreatif Hasilkan Cuan Berlipat Tanpa Modal, Lulusan Fresh Graduate dan IRT Merapat!
Produktivitas buncis dalam satu musim tanam bisa mencapai sebesar 10 ton per hektar.
Dengan asumsi harga per kg sebesar Rp5.000, maka potensi pendapatan usaha tani buncis per musim tanam adalah sebesar 50 juta Rupiah per hektar.
5. Usaha tani pare
Tanaman pare atau paria termasuk dalam tanaman herba yang tumbuh secara menjalar. Buah pare memiliki tekstur permukaan bergelombang dengan rasa yang khas, yaitu pahit.
Tanaman pare mudah dibudidayakan dan tidak tergantung musim. Tanaman ini mulai berbunga pada usia 30 hari setelah tanam.
Panen buah pare pertama bisa dilakukan pada saat tanaman berumur 40 hingga 50 hari setelah tanam. Proses panen dapat dilakukan 10 hingga 15 kali dengan interval panen setiap 2 hingga 4 hari sekali.
Sebelum memutuskan jenis usaha tani yang akan dipilih, sebaiknya lakukan studi kelayakan terlebih dahulu baik dari sisi budidaya, pasca panen, hingga potensi pasarnya.
Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali lingkungan dan memetakan potensi serta peluang yang bisa menjadi pilihan usaha.***

Share this article
Referensi bisnis tanaman ini memiliki masa panen singkat, dapat dipanen berkali-kali, perawatan mudah, dan memiliki prospek yang menjanjikan