Bansos KJP Plus akan Dihapus Mulai Juli 2025, Tahap I Bisa Jadi Pengajuan yang Terakhir Kali?

Illustrasi. KJP Plus Tahap 1 2025
Illustrasi. KJP Plus Tahap 1 2025

AYOJAKARTA.COM – Wacana penghapusan bansos KJP Plus yang akan dilakukan mulai Juli 2025, tidak menghalangi calon KPM untuk melakukan usulan pengajuan di tahap I.

Sebelumnya wacana penghapusan bansos KJP Plus sempat menjadi sorotan dari berbagai kalangan, karena anggaran biaya akan dialokasikan untuk program Sekolah Swasta Gratis.

Kendati pembahasan mendalam tentang wacana penghapusan belum diselami, jumlah pendaftar bansos KJP Plus yang dibuka hingga 24 Januari 2025 tetap tidak berkurang.

Baca Juga: Dihapus dari Daftar Skema, Benarkah KPM Bansos PKH Kategori ini Dipastikan Tidak Lagi Mendapat Bantuan di Tahun 2025?

Selain diajukan oleh penerima lawas atau periode sebelumnya, pengajuan bansos KJS Plus juga dilakukan calon KPM baru yang namanya belum terdaftar pada DTKS.

Hal tersebut diakibatkan calon penerima KJP Plus belum memahami perbedaan antara terdaftar pada website DTKS dengan website Siladu.

Website DTKS merupakan portal bagi calon KPM untuk bisa mendapatkan bansos, sementara website Siladu merupakan hasil verifikasi data dari portal DTKS.

Dengan mengacu pada daftar nama calon KPM yang merupakan hasil verifikasi pada website Siladu, kelayakan status sebagai calon penerima bansos lebih dapat dipastikan.

Meski demikian, calon KPM yang sudah terdaftar dalam Siladu tidak menjamin 100 persen akan langsung diterima sebagai penerima bansos KJP Plus.

Baca Juga: Pertarungan Flagship 2025: Vivo X200 Pro vs iPhone 16 Pro Max, Mana si Paling Tangguh dengan Kamera Terbokeh?

Selain karena keterbatasan kuota di setiap periode pendaftaran, pengajuan KJP Plus juga memberlakukan Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus.

Untuk dapat mengajukan KJP Plus, selain berusia antara 6 hingga 21 tahun, tercatat dan berdomisili serta sekolah di Jakarta, calon KPM juga wajib terdata dalam DTKS.

Pengajuan bansos KJP Plus, juga dapat dilakukan secara khusus bagi penyandang disabilitas serta Anak dari Orang tua penyandang disabilitas.

Penyebab lain pengajuan bansos KJP Plus tidak selalu membuahkan hasil atau sesuai dengan harapan adalah karena harus melalui proses verifikasi yang berlapis dan bertahap.

Bukan hanya memenuhi kriteria dan persyaratan administrasi pemerintah daerah, calon penerima bansos KJP Plus juga harus sesuai dengan peraturan sekolah selaku pengusul.

Baca Juga: Jadwal Penerbitan NRG untuk Lulusan PPG Guru Tertentu Tahun 2025, Simak Penjelasannya!

Kemudahan memberikan bansos KJP Plus bagi siswa sebagaimana awal-awal mulai diperkenalkan, seringkali justru dianggap menjadi bumerang bagi sekolah dan Pemda.

Disamping banyak terlibat aksi tawuran dan pelanggaran seperti termuat pada pasal-pasal lembar ketaatan, dana KJP Plus juga sering disalahgunakan oleh sebagian Orang tua siswa.

Dalam beberapa kasus, masih ada Orang Tua siswa yang menggadai KJP Plus ke Pihak Ketiga sehingga sempat memunculkan wacana penghapusan bantuan pada Juli 2025 nanti.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dihapus
# DTKS
# KPM
# tahap 1
# Bansos
# kjp plus

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.