AYOJAKARTA.COM — Berkah Ramadhan kembali dirasakan oleh keluarga penerima manfaat terutama untuk anak sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat.
Ada bansos pendidikan yang akan cair untuk KPM anak sekolah saat masuk minggu terakhir bulan Maret 2024.
Bansos pendidikan tersebut bukan berasal dari Kemensos RI melainkan dari Kemendikbudristek untuk periode salur Februari-April 2024.
Pemerintah mencairkan bantuan berupa uang non tunai kepada komponen anak sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SMK sederajat.
Pencairan bansos melalui rekening SimPel BRI dan BNI untuk tiap jenjang pendidikan yang berbeda-beda dengan nominal yang berbeda-beda pula.
Kemensos juga memiliki program bansos pendidikan yaitu bagian dari PKH (Program Keluarga Harapan) dengan sasaran anak sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SMK sederajat.
Memasuki minggu terakhir bulan Maret 2024, Pemerintah semakin gencar untuk melakukan penyaluran bantuan untuk periode pencairan di bulan Maret atau memasuki bulan Ramadhan.
Bukan hanya keluarga penerima manfaat dari golongan orang dewasa akan tetapi komponen anak juga mendapat pencairan bantuan.
PKH (Program Keluarga Harapan) merupakan bansos reguler yang menyalurkan bantuan kepada KPM anak sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin dN terdaftar di DTKS Kemensos RI.
Nominal pencairan PKH untuk komponen anak sekolah, sebagai berikut:
- Jenjang SD sederajat: Rp150 ribu via KKS dan Rp225 ribu via PT Pos Indonesia
- Jenjang SMP sederajat: Rp225 ribu via KKS dan Rp375 ribu via PT Pos Indonesia
- Jenjang SMA/SMK sederajat: Rp334 ribu via KKS dan Rp500 ribu via PT Pos Indonesia
Untuk pencairan bansos PKH tahap 2 periode Maret-April belum disalurkan dan status di SIKS-NG adalah final closing jadi masih membutuhkan waktu yang lama untuk menuju pencairan bantuan.
Dikutip dari unggahan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, bansos pendidikan yang sudah cair adalah PIP Kemdikbud RI tahap 1 periode salur Februari-April 2024.
Sebagai informasi, Program Indonesia Pintar (PIP Kemdikbud RI) merupakan bansos akses pendidikan dari Kemendikbudristek yang diberikan kepada siswa siswi kelas berjalan jenjang sekolah dasar hingga menengah atas atau kejuruan sederajat.
Sasaran penerima Bansos PIP Kemdikbud RI adalah siswa siswi kelas berjalan SD-SMA/SMK Sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin.
Penerima PIP Kemdikbud juga harus terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
Dikutip dari laman pip.kemdikbud.go.id, berikut rincian nominal bantuan PIP Kemdikbud RI.
- Jenjang SD sederajat: Rp450 ribu per tahun.
Khusus untuk kelas 6 semester genap dan kelas 1 semester ganjil sebesar Rp225 ribu.
- Jenjang SMP sederajat: Rp750 ribu per tahun.
Khusus untuk Kelas 9 semester genap dan kelas 7 semester ganjil sebesar Rp375 ribu.
- Jenjang SMA, SMK, Sederajat: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus untuk kelas 12 semester genap dan kelas 10 semester ganjil Rp900 ribu.
Untuk sekarang PIP Kemdikbud RI sudah dicairkan melalui rekening SimPel BRI (untuk jenjang SD dan SMP sederajat)d dan BNI (untuk jenjang SMA, SMK sederajat).
Untuk pencairan tahap 1 periode Februari-April, nominal bantuan PIP Kemdikbud yang diterima total Rp1 juta, dengan rincian jenjang SD sederajat Rp150 ribu, SMP sederajat Rp250 ribu dan SMA/SMK sederajat Rp600 ribu.
Penerima bansos PIP Kemdikbud RI tahap 1 ini adalah KPM siswa atau anak sekolah yang sudah melakukan aktivasi rekening SimPel hingga batas akhir tanggal 29 Februari 2024.
Jika KPM siswa belum melakukan aktivasi rekening SimPel hingga batas waktu yang telah ditentukan maka tidak akan mendapatkan pencairan bantuan.
Untuk pengecekan daftar penerima bansos PIP Kemdikbud tahap 1, KPM siswa dapat mengakses melalui laman pip.kemdikbud.go.id atau melalui aplikasi SI PINTAR. ***

Share this article
Ada bansos pendidikan yang akan cair untuk KPM anak sekolah saat masuk minggu terakhir bulan Maret 2024.