AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.
Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan yang kerap mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengungkapkan bahwa rekayasa ini secara khusus menyasar kendaraan besar seperti truk dan kontainer.
Sebanyak 12 personel telah diterjunkan ke lapangan untuk mengatur pergerakan kendaraan, dengan pembagian enam personel di Jalan Raya Cakung Cilincing (Cacing) dan enam lainnya di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI.

"Pagi ini untuk sementara kita lakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah Bekasi menuju Pulo Gadung yang akan belok kanan menuju Jalan Raya Cacing di kolong Tol JORR, kita alihkan agar berputar di U-Turn depan Polsek Cakung," jelas Harlem pada Rabu, 22 Juli 2026.
Rekayasa ini merupakan respons cepat pihak perhubungan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang sempat terjadi pada Selasa (21/7) sebelumnya. Selain pengalihan arus, Sudinhub juga memperketat aturan antrean bagi truk kontainer yang hendak masuk ke Depo Fortun dan Depo BSA.

Kini, truk-truk tersebut diarahkan untuk mengantre dalam satu baris saja. Hal ini bertujuan agar satu lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh kendaraan umum, sehingga arus lalu lintas tetap bisa bergerak.
"Kita arahkan antreannya hanya satu baris, sehingga kendaraan lain masih bisa melintas di lajur sebelahnya. Tidak seperti kemarin, dua lajur digunakan untuk antrean sehingga terjadi kemacetan panjang," tambah Harlem.***
Share this article
Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.